
Program Studi
Pendidikan Seni SPs UPI
Leading and Outstanding University
Selayang Pandang
Bidang keilmuan program Pendidikan Seni ini bersifat multidisiplin yang meliputi bidang Pendidikan Seni Tari, Pendidikan Seni Musik, Pendidikan Seni Rupa, Pendidikan Seni Teater, Tari, Musik, Seni Rupa, Teater, Desain, dan bidang ilmu seni lainnya yang relevan. Mata kuliah pada Prodi Pendidikan Seni diampu oleh dosen-dosen yang kompeten di bidangnya serta memiliki reputasi nasional dan internasional. Fasilitas, sumber belajar, dan layanan akademik dilakukan secara professional. Proses pembelajaran dilakukan dengan cara perkuliahan tatap muka, perkuliahan jarak jauh, dan blended learning atau bauran. Kegiatan Tridharma PT dilakukan melalui pendidikan yang berkualitas; riset inter/multi/transdisiplin; kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seminar, workshop, pertunjukan, pameran, sertapublikasi pada jurnal nasional dan internasional. Program Studi ini memiliki kerjasama dengan asosiasi profesi, komunitas, perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, serta pemerintah. Diharapkan kegiatan Tridharma PT dan kerjasama ini dapat menghantarkan lulusan Prodi Pendidikan Seni sukses, unggul, dan dapat mengimplementasikan keilmuannya bagi kemajuan bangsa dan negara.

Ketua Program Studi
Pendidikan Seni
Use this space to add a medium length description. Be brief and give enough information to earn a click.
Visi & Misi Pendidikan Seni
Menjadi program studi pendidikan seni jenjang magister pelopor dan unggul dalam mengembangkan disiplin ilmu pendidikan seni di tingkat Asia tahun 2030.
- Menyelenggarakan pendidikan seni untuk menyiapkan ahli pendidikan seni yang mampu mengamalkan dan mengembangkan IPTEKS;
- Menyelenggarakan penelitian yang inovatif, bermakna bagi pengembangan keilmuan pendidikan seni, karya seni, dan publikasi secara nasional dan/atau internasional;
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian yang dapat berkontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat;
- Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai kalangan di tingkat nasional dan internasional.
- Menghasilkan ahli pendidikan seni yang kompeten dalam melakukan penelitian interdisiplin dan atau multidisiplin;
- Menghasilkan ahli pendidikan seni yang kompeten dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat;
- Menjadikan ahli pendidikan seni yang kompeten dalam melakukan publikasi ilmiah di tingkat nasional dan internasional;
- Menjadikan ahli pendidikan seni yang dapat berkolaborasi dan bekerjasama sesuai dengan etika dan norma akademik.
- Penguatan dan pengembangan kurikulum melalui integrasi pendidikan seni dengan IPTEKS untuk menjamin kualitas lulusan;
- Peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran dengan cara meningkatkan kompetensi dosen dan tenaga pengajar secara berkelanjutan sebagai pembelajar sepanjang hayat;
- Penguatan penelitian inter/multidisiplin dan Publikasi Ilmiah secara nasional dan internasional;
- Pengabdian kepada Masyarakat yang terprogram dan terjadwal serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat;
- Pengembangan jaringan kerjasama dan kemitraan strategis dengan berbagai pihak di tingkat nasional dan internasional.
Menjadi program studi pendidikan seni jenjang doktor pelopor dan unggul dalam mengembangkan disiplin ilmu pendidikan seni di tingkat Asia tahun 2030.
Menyelenggarakan pendidikan untuk menyiapkan pakar dalam bidang pendidik seni yang mampu mengembangkan IPTEKS melalui penalaran dan penelitian ilmiah;
- Menyelenggarakan penelitian secara interdisiplin, multidisiplin dan transdisiplin untuk menghasilkan karya ilmiah dan seni inovatif dalam lingkup nasional dan internasional;
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis
penelitian yang dapat memberikan kontribusi pengamalan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkontribusi bagi masyarakat; - Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai institusi dan
lembaga di dalam maupun luar negeri dalam bidang pendidikan seni.
- Menghasilkan pakar pendidikan seni yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui penalaran dan penelitian ilmiah;
- Menghasilkan karya ilmiah dan seni inovatif dengan pendekatan interdisiplin, multisiplin, dan transdisiplin yang relevan secara nasional dan internasional;
- Memberikan kontribusi yang signifikan berupa pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian, melalui kegiatan yang bermanfaat dalam bidang pendidikan seni;
- Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian dalam bidang pendidikan seni melalui kerjasama yang brekualitas dengan berbagai lembaga dan institusi.
- Mengembangkan kurikulum dan proses pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dan perkembangan terkini;
- Menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian dalam bidang pendidikan seni;
- Meningkatkan kulitas sumberdaya manusia, sarana dan prasarana untuk mendukung penelitian, pengajaran dan pengabdian kepada msayarakat dalam bidang pendidikan seni;
- Melakukan monitoring dan evaluasi berkesinambungan terhadap semua kegiatan prodi untuk memastikan pencapaian visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan;
- Mendesiminasi dan mempublikasikan hasil pemikiran dan karya inovatif dosen dan mahasiswa yang berkualitas melalui berbagai media secara nasional dan internasional.
Program Magister Pendidikan Seni didirikan secara resmi pada tanggal 8 Juni 2005 berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Nomor 3047/J33.PP.03.02/2005. Sejak awal berdirinya hingga saat ini, program ini secara konsisten mempertahankan nama “Program Studi Pendidikan Seni”.
Pendirian program ini dipelopori oleh para akademisi terkemuka, antara lain Prof. Dieter Mack (Seni Musik, Lübeck, Jerman), Prof. Dr. Chaidar Alwasilah (Pendidikan Bahasa Inggris), Prof. Dr. Tati Narawati, M.Hum., dan Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D. (Pendidikan Tari), Dr. Rita Milyartini, M.Sn. (Pendidikan Musik), Dr. Tri Karyono, M.Sn., serta Dr. Zakaria S. Soeteja, M.Sn. (Pendidikan Seni Rupa).
Akreditasi Program Magister Pendidikan Seni ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui Surat Keputusan Nomor 5194/SK/BAN-PT/Akred/M/XII/2017 yang berlaku sejak 27 Desember 2017 hingga 27 Desember 2022, dengan peringkat akreditasi “A”.
Fokus utama bidang kajian dalam program ini meliputi Pendidikan Tari, Pendidikan Musik, dan Pendidikan Seni Rupa.
Dosen pada Program Magister Pendidikan Seni direkrut oleh universitas berdasarkan kualifikasi akademik dengan persyaratan minimal bergelar doktor serta memiliki kepakaran di bidang seni, pendidikan seni, atau bidang humaniora yang relevan. Selain itu, dosen diharapkan memiliki integritas pribadi, komitmen terhadap peraturan institusi, menjunjung tinggi kode etik, serta menghargai karya intelektual. Para dosen aktif melakukan penelitian baik di tingkat nasional maupun internasional serta mengintegrasikan hasil penelitian tersebut dalam kegiatan pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Mereka juga tergabung dalam berbagai asosiasi profesi, seperti Asosiasi Pendidik Seni Indonesia (APSI), Asosiasi Program Pascasarjana Seni (AP2SPs), Asosiasi Program Studi Pendidikan Seni Rupa Indonesia (AP2SR), Asosiasi Program Studi Seni (AP2SENI), serta National Dance Education Organization (NDEO).
Mahasiswa Program Magister Pendidikan Seni berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, meliputi Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta dari luar negeri seperti Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Meksiko, dan Flores. Lulusan program ini tersebar dan bekerja di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia, serta di lembaga pendidikan seni formal dan nonformal.
Program ini juga menjalin kerja sama yang kuat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menjangkau mahasiswa dari luar Pulau Jawa guna mendukung pemerataan lulusan di seluruh Indonesia.
Mitra institusi dalam negeri meliputi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, komunitas seni, sanggar seni, asosiasi profesi, serta perguruan tinggi. Adapun perguruan tinggi mitra antara lain Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), serta Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.
Kerja sama internasional telah terjalin sejak tahun 2014 dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, yang meliputi pertukaran mahasiswa, kolaborasi pertunjukan dan pameran, penyelenggaraan seminar bersama, serta pertukaran dosen sebagai penguji tesis dan disertasi.
Tenaga Pengajar Prodi Pendidikan Seni
SPs UPI
Dosen Pengajar Kami adalah Tenaga Pengajar Profesional yang ahli di bidangnya.


















Struktur Kurikulum 2024
Program Magister
Profil Lulusan Magister
Pendidik seni, peneliti seni dan pendidikan seni, wirausahawan seni pertunjukan dan seni visual yang mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bidang Studi Program Studi
- Seni Indonesia dan Internasional;
- Kewirausahaan, Kreativitas Artistik, dan Pendidikan Seni;
- Pendidikan Teknologi, Informasi, dan Seni Komunikasi;
- Filsafat dan Estetika;
- Teori dan Praktik Pendidikan Seni;
- Teori dan Praktik Penelitian Interdisiplin dan Multidisiplin
Struktur Kurikulum 2024
Program Doktor
Profil Lulusan Doktor
Pakar pendidikan seni, peneliti pendidikan seni, dan manajer organisasi pendidikan seni.
Bidang Studi Program Studi
- Penelitian tentang Pendidikan Seni;
- Pendidikan Seni;
- Seni dan Budaya;
- Teknologi, Seni dan Ekonomi Kreatif.
Pertunjukan Transisi Oleh Fairul Zahid TAK LAYAK
“Transition” merupakan sebuah persembahan tari kontemporer yang menggabungkan beberapa karya dari Fairul Zahid dan diproduksi oleh JUXT Studio, Malaysia X LASALLE College of the Arts, Singapura. Dalam persembahan ini, Fairul Zahid membawakan empat karya baru yang merefleksikan perjalanannya sebagai seorang seniman, mulai dari tarian kontemporer berbasis tradisional hingga pergeseran ke tarian kontemporer murni.
Pertunjukan TRANSISION oleh Fairul zahid tak layak jika hanya ditampilkan di Damansara Performance Art Center (DPAC) Malaysia, sebuah karya kelas dunia dapat dinikmati dengan harga murah RM30 saja. Setidaknya dengan harga RM500 rasanya tidak mahal untuk menyaksikan pertunjukan ini. Lebih dari 500 tiket Sold Out selama pementasan sejak 8 Desember 2023 hingga 10 Desember 2023. Siapa sangka pertunjukan kelas dunia ini dapat menikmati harga yang murah, namun memberikan kesan spektakuler. Pertunjukan ini layak untuk ditampilkan tur Asia dan Eropa. Saya merekomendasikan Ciputra Artpreanur Jakarta sebagai salah satu tujuan panggung untuk ditampilkan di Indonesia.
“Transition” merupakan sebuah persembahan tari kontemporer yang menggabungkan beberapa karya dari Fairul Zahid dan diproduksi oleh JUXT Studio, Malaysia X LASALLE College of the Arts, Singapura. Dalam persembahan ini, Fairul Zahid membawakan empat karya baru yang merefleksikan perjalanannya sebagai seorang seniman, mulai dari tarian kontemporer berbasis tradisional hingga pergeseran ke tarian kontemporer murni. Dalam pertunjukan ini adalah gambaran sebuah kesuksesan seorang Fairul sebagai Dosen di Lassale collage Singapore dalam membimbing para siswa untuk menjadi penari profesional, sehingga menghasilkan kaya-karya yang spektakuler. Rasanya sangat puas saya terbang jauh-jauh ke Malaysia diundang menjadi pengamat dan menyaksikan pertunjukan ini, sangat spektakuler karya yang disajikan oleh Fairul, saya menyaksikan pertunjukan ini selama dua hari berturut-turut hingga menikmati karya tersebut.
Ditengah orang-orang penting, para seniman dari berbagai negara, dan akademisi tari dari berbagai negara, saya dengan cermat dan profesional memberikan ulasan atas pegalaman luar biasa dalam menyaksikan karya tersebut. Tepat pukul 08:30pm Malaysia dalam sebuah teater hitam (black box DPAC) Sebuah karya yang meraih penghargaan karya pemenang penghargaan MAZDANZA Price YOKOHAMA Dance Collection 2022 yang ditarik oleh dua orang penari dimulai. Karya ini mengulas status perempuan Melayu di Semenanjung Malaysia dan dampaknya oleh kebangkitan Islam dan industrialisasi. Menyoroti bagaimana reformasi agama dan otomatisasi memiliki efek serupa dalam meningkatkan perbedaan gender, paternalisme, dan misogini. Karya pertama berjudul SOPAN. Sopan tapi tak sopan begitulah jika karya ini dicerna oleh masyrakat awam yang belum paham dari konsep sebuah seni pertunjukan yang digunakan sebagai bentuk kritik sosial. Karya ini membutuhkan pemahaman mendalam tentang simbol dan teori semiotik agar memahami betul apa yang ingin disampaikan oleh seorang koreografer. Begitulah tari berbicara, dia tidak berbicara secara langsung atas apa yang ingin diungkapkan, melainkan melalui simbol-simbol tertentu yang diungkapkan melalui gerak itu sendiri. Karya ini ditarik oleh Lee Leqi Chloe & Evangeline Koo. Karya ini menggambarkan ketajaman Fairul Zahid dalam mengangkat isu sosial dengan tarian yang kuat dan penuh emosi. Pencahayaan yang cermat dan kostum sederhana tetapi tepat sangat mendukung penyampaian pesan yang mendalam
Tingkatkan Kualitas Publikasi Internasional, Sekolah Pascasarjana UPI Gelar Workshop Intensif Bersama Prof. Klaus Nauman dari Jerman
Dalam upaya meningkatkan kualitas publikasi jurnal internasional di lingkungan akademika, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) sukses menyelenggarakan “Workshop Penulisan Karya Ilmiah”. Kegiatan berskala internasional ini menghadirkan pakar riset terkemuka asal Universitas Martin Luther Halle-Wittenberg, Jerman, yaitu Prof. Klaus Nauman.
Workshop ini berlangsung secara intensif selama sepuluh hari, mulai dari tanggal 4 hingga 13 Maret 2026, dan bertempat di fasilitas Lab Arts and Culture Research, Sekolah Pascasarjana UPI.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan penulisan, tetapi juga wadah pertukaran gagasan akademik lintas negara. Selama kegiatan berlangsung, Prof. Klaus Nauman membagikan wawasan mendalam serta strategi praktis kepada para peserta yang terdiri dari mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan dosen UPI.


- “Dialog Tradisi dan Isu Kontemporer dalam Tari dan Musik Karya Mahasiswa Magister Pendidikan Seni UPI”
Bandung 8 Juni 2026. Program Studi Pendidikan Seni Jenjang Magister Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada tanggal 8 Juni 2026 mempersembahkan sepuluh karya seni… Read More »“Dialog Tradisi dan Isu Kontemporer dalam Tari dan Musik Karya Mahasiswa Magister Pendidikan Seni UPI” - “Dari Panggung ke Pasar: Mahasiswa Magister Pendidikan Seni UPI Lahirkan 15 Wirausaha Kreatif dan Raih Penghargaan Internasional”
Bandung, 6 Juni 2026. Suasana Amphiteater Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berubah menjadi ruang gerak industri kreatif dalam bentuk pameran dan pertunjukan pada tanggal 8 Juni… Read More »“Dari Panggung ke Pasar: Mahasiswa Magister Pendidikan Seni UPI Lahirkan 15 Wirausaha Kreatif dan Raih Penghargaan Internasional” - “Calon Guru Besar SPs UPI Paparkan Rekonstruksi Kurikulum Musik Berorientasi Budaya Tradisi Indonesia”
Bandung, 19 Mei 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan keilmuan dan pelestarian budaya bangsa melalui kegiatan Paparan Position Paper… Read More »“Calon Guru Besar SPs UPI Paparkan Rekonstruksi Kurikulum Musik Berorientasi Budaya Tradisi Indonesia” - “Mahasiswa Pendidikan Seni UPI Raih Panggung Internasional di IMINE 2.0 Malaysia dengan Inovasi DigiDance ACC”
Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPS UPI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan berpartisipasi dalam ajang bergengsi International Millennipreneur Innovation… Read More »“Mahasiswa Pendidikan Seni UPI Raih Panggung Internasional di IMINE 2.0 Malaysia dengan Inovasi DigiDance ACC” - Dr. M. Dimas Yudi Witjaksono Raih Gelar Doktor dengan Disertasi Doktoral Pertama di Indonesia tentang Graffiti dalam Perspektif Seni
Bandung, 22 Desember 2025 Dr. M. Dimas Yudi Witjaksono berhasil meraih gelar doktor pada Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia setelah mempertahankan… Read More »Dr. M. Dimas Yudi Witjaksono Raih Gelar Doktor dengan Disertasi Doktoral Pertama di Indonesia tentang Graffiti dalam Perspektif Seni - Sekolah Pascasarjana UPI Siap Meriahkan Open Visit UPI 2026
Bandung, 31 Januari 2026 — Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Open Visit UPI 2026 yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 31… Read More »Sekolah Pascasarjana UPI Siap Meriahkan Open Visit UPI 2026 - Sekolah Pascasarjana UPI Selenggarakan Ujian Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Seni
Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPS UPI) menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Seni pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Auditorium Lt. 5… Read More »Sekolah Pascasarjana UPI Selenggarakan Ujian Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Seni - Informasi Penting Mahasiswa
📢 UPDATE AKADEMIK: Persiapan Semester Genap 2025/2026 Halo Sivitas Akademika Sekolah Pascasarjana UPI! Berdasarkan Surat Edaran No. 90 Tahun 2025, berikut adalah lini masa penting… Read More »Informasi Penting Mahasiswa - SPs UPI Dukung Kegiatan “UPI Berjalan Serempak dan Berdampak” dalam Rangka Dies Natalis ke-71
Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ke-71, Sekolah Pascasarjana (SPs) UPI turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan bertajuk “UPI Berjalan Serempak dan Berdampak”… Read More »SPs UPI Dukung Kegiatan “UPI Berjalan Serempak dan Berdampak” dalam Rangka Dies Natalis ke-71 - SPs UPI dan BRIN Bahas Roadmap Program Kolaborasi dan PKS melalui Platform Zoom
Bandung, 3 November 2025 Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pertemuan virtual melalui platform Zoom untuk… Read More »SPs UPI dan BRIN Bahas Roadmap Program Kolaborasi dan PKS melalui Platform Zoom

Pendaftaran Mahasiswa Doktoral
| Tahun | Nomor |
|---|---|
| Tahun 2019 | 4 |
| Tahun 2020 | 8 |
| Tahun 2021 | 10 |
| Tahun 2022 | 12 |
| Tahun 2023 | 15 |
| Tahun 2024 | 17 |

Jumlah Siswa Berdasarkan Jenis Kelamin
| Tahun | Pria | Perempuan |
|---|---|---|
| Tahun 2019 | 2 | 2 |
| Tahun 2020 | 6 | 2 |
| Tahun 2021 | 7 | 3 |
| Tahun 2022 | 8 | 4 |
| Tahun 2023 | 8 | 7 |
| Tahun 2024 | 10 | 7 |

Jumlah Mahasiswa Internasional
| Tahun | Nomor | Negara Wilayah |
|---|---|---|
| Tahun 2021 | 2 | 1. Korea Selatan 2. Ekuador |
| Tahun 2024 | 9 | Cina |
| No | Nama Siswa | Judul Disertasi | Tahun lulus | Pekerjaan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Ridwan | Kesenian Songah di Masyarakat Citengah Kabupaten Sumedang (Studi Kasus Upaya Pelestarian Kesenian Songah oleh Kelompok Nabawadatala Pimpinan Ki Madhari) | Tahun 2020 | Dosen Musik Universitas Pasundan |
| 2 | Ayo Sunaryo | Pengembangan Model ENGKLE Berbasis Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kompetensi Kreasi Tari Anak | Tahun 2020 | Dosen Tari di Universitas Pendidikan Indonesia |
| 3 | Hayani Wulandari | Model Tari Kreatif Berbasis Advance Organizer Bagi Guru PAUD dalam Mengembangkan Kecerdasan Majemuk Anak | Tahun 2021 | Dosen Seni Tari PG PAUD UPI Kampus Purwakarta |
| 4 | Dedi Rosala | Pendidikan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal dalam Membangun Karakter Siswa SMP | Tahun 2021 | Dosen Tari di Fakultas Pendidikan Seni Rupa dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia |
| 5 | Reni Haerani | Model Peningkatan Kompetensi Pedagogis Berbasis Advance Organizer bagi Guru Seni Budaya di Sekolah Inklusif Bandung | Tahun 2021 | Dosen Pendidikan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia |
| 6 | Mariko Sasaki | Teori Konstruksi Tangga Nada Karawitan Sunda: Kajian tentang Munculnya Tangga Nada Sorog Berdasarkan Analisis Struktur Musik | Tahun 2022 | Dosen di Universitas Osaka, Jepang |
| 7 | Dian Kencana | Model Terapi Seni dalam Pembelajaran Finger Painting untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Emosional Siswa Autis di SMPLB Purwakarta | Tahun 2022 | Dosen Seni Rupa STKIP Purwakarta |
| 8 | Diana Aniesah Rahman | Kajian Bentuk dan Makna Artefak Pusaka Keris di Situs Makam Panjang Karawang | Tahun 2023 | Dosen Seni Budaya STKIP Karawang |
| 9 | Agus Ahmad Wakih | Angklung Sered Balandongan Sebagai Media Pendidikan Karakter Pengembangan Desa Wisata Budaya di Tasikmalaya | Tahun 2023 | Guru SMA di SMA1 Singaparna, Tasikmalaya |
| 10 | Arief Johari | Morfologi dan Relasi Visual Perwujudan Nilai-Nilai Pancasila pada Lambang Garuda Pancasila | Tahun 2024 | Dosen Desain Komunikasi Visual, Fakultas Pendidikan Seni Rupa dan Desain, UPI |
| 11 | Asri Wibawa Sakti | Pelatihan Model Latihan Rekonstruksi untuk Meningkatkan Kompetensi Penata Rias Pengantin Sunda | Tahun 2024 | Dosen Tata Rias Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri |
| 12 | Aulia Ayu Annisa | Strategi Mengatasi Masalah dalam Pembelajaran Piano Pemula Dewasa | Tahun 2024 | Dosen Musik di Universitas Negeri Jakarta |
| 13 | Jeong Ok Jeon | Model Inkubasi Seni untuk Meningkatkan Kompetensi Kurator dalam Kurasi Seni Media Baru | Tahun 2024 | Dosen Seni Media Baru di Universitas Negeri Jakarta |
| 14 | Resa Respati | Perancangan Model AREC (Auditory Repetition Exploration Creativity) Sebagai Stimulus Pengembangan Musikalitas Siswa Sekolah Dasar | Tahun 2024 | Dosen Musik Kampus UPI Tasikmalaya |
| 15 | Iwan Gunawan | Fenomena Antarbudaya dalam Komposisi Musik Gamelan Kontemporer: Antara Hibriditas dan Autentikitas dalam Metode Pendidikan Seni Psikoterapi | Tahun 2024 | Dosen Musik di Fakultas Pendidikan Seni Rupa dan Desain, UPI |
| 16 | Dhani Yusifa Wibowo | Pendekatan Tekno-Pedagogis dalam Pembelajaran Gamelan Jawa Melalui M-Learning untuk Meningkatkan Minat dan Apresiasi Musik Tradisional pada Siswa SMA | Tahun 2024 | Dosen Musik Universitas Pelita Harapan |
| 17 | Santiago Erazo Andrade | Imajinasi Aktif untuk Mengurangi Gejala Kecemasan dan Depresi pada Mahasiswa Sarjana | Tahun 2025 | Sekretaris Duta Besar, Kedutaan Besar Peru |
| 18 | Abizar Algifari Saeful | Nilai Estetika-Pedagogis Lagu Anak-anak Karya Mang Koko | Tahun 2025 | Dosen Musik di Fakultas Pendidikan Seni Rupa dan Desain, UPI |
| 19 | Asep Sufyan Muhakik Atamtajani | Inovasi Desain Produk Kerajinan Aksesoris Pasirjambu Berbasis Kolaborasi Industri | Tahun 2025 | Dosen Desain di Universitas Telkom |

















