Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPS UPI) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan berpartisipasi dalam ajang bergengsi International Millennipreneur Innovation and Commercialization Exhibition 2.0 (IMINE 2.0) yang diselenggarakan pada 12—14 April 2026 di Dewan Agung Tuanku Canselor (DATC), Universiti Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Irvan Herlambang, selaku ketua tim, bersama tiga anggota yaitu Zahrah Luthfi Kholifah, Shinta Marina, dan Rijal Fiqrul Aziz. Mereka dibimbing oleh Dr. Ayo Sunaryo, M.Pd., dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan dan Industri Kreatif dan Penciptaan Seni, Program Studi Pendidikan Seni Jenjang Magister di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Inovasi yang dipresentasikan oleh tim UPI dalam ajang ini adalah DigiDance ACC (Aplikasi Digital Penyewaan Aksesoris Tari Berbasis Mobile), sebuah platform digital yang dirancang untuk mendigitalisasi ekosistem penyewaan aksesoris tari yang selama ini masih dilakukan secara manual dan konvensional. Platform ini hadir sebagai solusi atas permasalahan yang kerap dihadapi pelaku UMKM di bidang seni tari, seperti sistem pencatatan yang tidak terstruktur, risiko double booking, serta minimnya transparansi dalam pengelolaan inventaris.
DigiDance ACC dilengkapi sejumlah fitur unggulan, antara lain katalog digital produk, sistem pelacakan inventaris secara real-time, kalender pemesanan terintegrasi untuk mencegah konflik jadwal, alur transaksi yang terstruktur, serta sistem yang siap dikembangkan berbasis kecerdasan buatan (AI). Target pengguna aplikasi ini meliputi sanggar tari, sekolah, penari individu, event organizer, hingga pelaku UMKM aksesoris tari. Prototipe fungsional aplikasi ini telah mencapai Technology Readiness Level (TRL) 4—5, menunjukkan bahwa konsep teknologi telah melewati tahap validasi awal.
IMINE 2.0 merupakan ajang pameran inovasi dan komersialisasi internasional bertema “Ignite Innovation, Inspire Entrepreneurship” yang diselenggarakan oleh Malaysian Academy of SME & Entrepreneurship Development (MASMED), Universiti Teknologi MARA. Ajang ini mempertemukan para inovator, akademisi, pelaku industri, serta investor dari berbagai negara untuk saling bertukar gagasan, mempresentasikan produk unggulan, dan membuka peluang komersialisasi. Edisi kedua ini juga menghadirkan teknologi terkini berupa platform AI-Driven Virtual Event Metaverse melalui virtual booth, yang memungkinkan interaksi lintas negara secara lebih imersif dan modern. Di hadapan dewan juri internasional, tim UPI mempresentasikan inovasi melalui booth pameran, sesi pitching, serta kegiatan networking dengan peserta dan pelaku industri dari berbagai negara.
Direktur Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. Juntika, M.Pd sangat mendukung inovasi mahasiswa ini untuk berkiprah di Tingkat Internasional. Kegiatan ini juga berkaitan dengan peningkatan IKU 2 program kegiatan kemahasiswaan bidang bakat, minat, penalaran dan kewirausahaan dengan kegiatan fasilitasi keikutsertaaan pada kegiatan ilmiah, festival dan seni tingkat nasional dan internasional. Dengan keikutsertaan dalam festival IMINE 2.0 ini menunjukkan keunggulan Program Studi Pendidikan Seni SPs. UPI dalam berinovasi seni berbasis teknologi digital di kancah global, membangun jejaring akademik dan kolaborasi internasional.(JM)


