
Program Studi
Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Leading and Outstanding University
Selayang Pandang
Selamat Datang di
Prodi Pendidikan Teknik dan Kejuruan Sekolah Pascasarjana UPI
Pendidikan Teknik dan Vokasi Berupaya Mencapai standar Keunggulan yang tinggi dalam segala Aspek, Meliputi kurikulum yang relevan dengan perkembangan keilmuan teknologi dan pendidikan vokasi secara global, pengajaran berkualitas tinggi dengan mengintegrasikan teknologi, penelitian Inovatif memperoleh dampak tinggi, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan industri di kawasan ASEAN
Program Magister Teknik dan Kejuruan (S2) dibuka pada tanggal 8 Juni 2005 berdasarkan surat No. 3040/J33/PP.03.02/2005. Program studi tersebut kemudian diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) dan memperoleh nilai A sesuai dengan surat No. 5197/SK/BAN-PT/Akred/M/XII/2017.

Program studi S3 Pendidikan Teknik dan Kejuruan berdiri pada tanggal 15 Agustus 2018 dengan nomor SK 4350/UN40/HK/2014. Seiring dengan berjalannya program studi, program studi ini telah terakreditasi “B” oleh BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dengan nomor SK 3264/SK/BAN-PT/Akred/D/XII/2018.


Tenaga Pengajar Prodi pTK
SPs UPI
Dosen Pengajar Kami adalah Tenaga Pengajar Profesional yang ahli di bidangnya.









Prof. Dr. Cica Yulia, M.Si.









Kurikulum
TUJUAN
Menghasilkan lulusan pendidikan teknik dan vokasi yang memiliki kemampuan:
- Mensintesis berbagai teori, konsep, dan prinsip manajemen mutu, pengembangan sumber daya manusia, pengembangan karir, implementasi teknologi informasi, dan pengembangan kurikulum pendidikan teknik dan kejuruan;
- Mensintesiskan berbagai model, strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran pada pendidikan teknik dan vokasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran, capaian pembelajaran, dan mengoptimalkan potensi peserta didik;
- Mengembangkan berbagai teori, konsep, dan prinsip pembelajaran di bidang pendidikan teknik dan vokasi yang inovatif dan teruji melalui penelitian dengan etika akademik yang baik;
- Menganalisis dan mensintesis isu-isu dalam pendidikan teknik dan kejuruan dan merumuskan solusi melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner;
- Menunjukkan tanggung jawab dan memecahkan masalah dalam masyarakat dan industri melalui validasi akademis atau analisis pendidikan teknis dan kejuruan;
- Menciptakan dan mengelola penelitian yang menghasilkan pendekatan, model, dan metode pembelajaran di bidang pendidikan teknik dan kejuruan yang inovatif dan teruji;
- Menerbitkan gagasan dan hasil penelitian pendidikan teknik dan vokasi yang memberikan manfaat bagi kebutuhan masyarakat melalui jurnal ilmiah dan bentuk penerbitan lain berdasarkan kaidah dan etika ilmiah yang berlaku.
PROFIL LULUSAN
| Profil Lulusan | Keterangan |
| Peneliti | Peneliti di bidang pendidikan teknik dan kejuruan yang mampu mempublikasikan karyanya pada tingkat regional, nasional, dan internasional. |
| Pendidik profesional | Pendidik profesional dalam pendidikan teknik dan kejuruan dengan profesionalisme yang baik. |
HASIL PEMBELAJARAN
| SIKAP | |
| S | Menunjukkan perilaku ilmiah, edukatif, dan keagamaan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas masyarakat berdasarkan etika dan norma akademik. |
| PENGETAHUAN | |
| P1 | Memiliki penguasaan teori yang baik di bidang pendidikan teknik dan vokasi. |
| P2 | Memiliki penguasaan yang baik terhadap teori dan penerapan pendekatan, model, metode, dan media pembelajaran pada pendidikan teknik dan vokasi. |
| P3 | Memiliki penguasaan yang baik terhadap keterkaitan antara pendidikan dan dunia industri di bidang pendidikan teknik dan vokasi. |
| P4 | Memiliki penguasaan yang baik terhadap konsep teoritis dan metode penjaminan mutu dalam pendidikan teknik dan vokasi. |
| KETRAMPILAN UMUM | |
| KU1 | Memiliki kemampuan mengintegrasikan keterampilan belajar sekaligus berinovasi, menguasai teknologi informasi, mengembangkan karir, dan mengembangkan keterampilan belajar sepanjang hayat. |
| KU2 | Memiliki kemampuan mengembangkan dan menerbitkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah dan penciptaan desain, serta karya seni melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan bidang keahliannya. |
| KETERAMPILAN KHUSUS | |
| KK1 | Mampu memecahkan permasalahan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan dengan memanfaatkan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner terhadap faktor-faktor penting seperti ekonomi, kesehatan, keselamatan publik, serta pelestarian budaya, sosial, dan lingkungan. |
| KK2 | Mampu meningkatkan pengetahuan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan dengan memberikan sumbangan yang orisinil dan terbukti secara ilmiah melalui penelitian yang mengedepankan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. |
| KK3 | Mampu mengkritisi dan memberi masukan dalam konteks pendidikan teknik dan vokasi terhadap isu kebijakan terkini dan masa mendatang dalam bentuk lembar kerja ilmiah. |
| KK4 | Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian interdisipliner dan multidisipliner di bidang pendidikan teknik dan kejuruan. |
| KK5 | Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, di bidang pendidikan teknik dan vokasi serta praktik profesi melalui penelitian, sehingga menghasilkan karya yang inovatif dan berdaya saing ilmiah. |
PROSES PEMBELAJARAN
Proses pembelajaran menggunakan pengalaman langsung yang memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dan langsung dalam proses pembelajaran yang menyenangkan dan aman. Sementara itu, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan interdisipliner, multidisipliner, terpadu, dan komunikatif khusus, dan klarifikasi nilai berdasarkan pemecahan masalah dalam pendidikan teknis dan kejuruan. Hasil dari proses ini adalah sikap dan perilaku positif para peneliti dan pakar masa depan dalam bidang teknis dan kejuruan sebagai bagian dari komunitas pembelajar yang kritis, kreatif, dan pembelajar seumur hidup. Pembelajaran dilakukan dengan berbagai cara yang memungkinkan untuk memiliki efek instruksional dan efek pengasuhan seperti keterbukaan pikiran, kerja sama, dan rasa hormat. Berbagai proses pembelajaran meliputi ceramah (ekspositori), penyelidikan, diskusi, eksplorasi, observasi, pemecahan masalah, tanya jawab, dan kerja kelompok. Selain itu, kegiatan menulis ilmiah merupakan inti dari seluruh pengajaran dan pembelajaran yang bertahap dan sistematis.
Terakhir, proses pembelajaran pada program studi magister pendidikan teknik dan vokasi berfokus pada pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Seluruh proses juga menekankan pada capaian pembelajaran yang relevan dengan karakteristik pembelajaran abad ke-21 dalam konteks pendidikan teknik dan vokasi. Mahasiswa juga dituntut untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terkini.
PENILAIAN
Proses evaluasi pada program magister mencakup sistem yang berorientasi pada proses dan hasil. Sistem ini mengelola penilaian formatif yang bertujuan untuk memperoleh informasi yang digunakan untuk merevisi proses pembelajaran (penyampaian program) serta penilaian sumatif yang bertujuan untuk mengukur hasil pembelajaran (capaian pembelajaran). Efektivitas pembelajaran dapat dilihat dengan membandingkan tingkat awal dengan tingkat akhir. Hasil penilaian kemudian dijadikan dasar untuk pemetaan kualifikasi pascasarjana. Dengan demikian, program studi dapat merancang program pendampingan dan bimbingan jika diperlukan. Mahasiswa yang belum mencapai kriteria penyelesaian studi harus mengikuti program tutorial dan remedial sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Secara operasional, penilaian terdiri dari penilaian mata kuliah, penilaian kinerja per semester, penilaian prasyarat, dan penilaian akhir program. Keempat jenis penilaian ini merupakan satu kesatuan atau program yang terintegrasi. Sementara itu, keberhasilan penyelesaian studi mahasiswa dinilai dengan menggunakan rumusan berikut.
KURIKULUM PROGRAM STUDI MAGISTER
PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN (S2)
| TIDAK | Kode | Kelompok Subjek | Kredit | Semester | |||
| 1 | 2 | 3 | 4 | ||||
| A. Mata Kuliah Keahlian Pascasarjana (MKKP) | |||||||
| 1. | PS701 | Statistik Terapan | 3 | X | |||
| 2. | PS702 | Filsafat Sains | 2 | X | |||
| 3. | PS703 | Studi Pedagogis | 2 | X | |||
| Jumlah SKS MKKP | 7 | 5 | 4 | angka 0 | angka 0 | ||
| B. Mata Kuliah Inti Keahlian Program Studi (MKKIPS) | |||||||
| 1. | KJ700 | Pendidikan Kejuruan dan Ketenagakerjaan | 3 | X | |||
| 2. | KJ701 | Manajemen Mutu dan Kepemimpinan Pendidikan Teknik dan Kejuruan | 3 | X | |||
| 3. | KJ702 | Memperkuat Hubungan Industrial | 3 | X | |||
| 4. | KJ703 | Analisis dan Implementasi Teknologi | 3 | X | |||
| 5. | KJ704 | Metodologi Penelitian dalam Pendidikan Teknik dan Kejuruan | 3 | X | |||
| Jumlah SKS MKKIPS | 15 | 6 | 6 | 3 | angka 0 | ||
| C. Mata Kuliah Keahlian Program Studi Pilihan (MKKPPS)*) | |||||||
| 1. | KJ705 | Pedagogi Lapangan Kerja | 2 | X | |||
| 2. | KJ706 | Penilaian Uji Kompetensi | 2 | X | |||
| 3. | KJ707 | Pengembangan Sistem Informasi pada Pendidikan Teknik dan Kejuruan | 2 | X | |||
| 4. | KJ708 | Model Pembelajaran Industri | 2 | X | |||
| 5. | KJ709 | Model Pelatihan Guru Kejuruan | 2 | X | |||
| 6. | KJ710 | Isu-isu Terkini dalam Pendidikan Teknik dan Kejuruan | 2 | X | |||
| Nomor telepon 7. | KJ711 | Penulisan dan Publikasi Ilmiah | 2 | X | |||
| 8. | KJ712 | Kewirausahaan teknologi | 2 | X | |||
| 9 | KJ713 | Desain Media Pembelajaran | 2 | X | |||
| Jumlah SKS MKKPPS ( wajib ) | 6 | angka 0 | 2 | 4 | angka 0 | ||
| Subjek yang Diundang (MKAv)* | |||||||
| 1. | KJ500 | Yayasan Pendidikan | 2 | X | |||
| 2. | KJ501 | Psikologi Pendidikan | 2 | X | |||
| 3. | KJ502 | Kurikulum dan Pembelajaran | 2 | X | |||
| 4. | KJ503 | Studi Teknologi dan Kejuruan | 2 | X | |||
| 5. | KJ504 | Media Pembelajaran | 2 | X | |||
| 6. | KJ505 | Evaluasi Pendidikan | 2 | X | |||
| Jumlah SKS MKAv | 12 | 6 | 6 | angka 0 | angka 0 | ||
| Nomor telepon 7. | KJ798 | Tesis | 8 | X | |||
| Jumlah SKS Tesis | 8 | angka 0 | angka 0 | angka 0 | 8 | ||
| Jumlah SKS yang dapat diambil oleh mahasiswa magister linear | 36 | 12 | 12 | 4 | 8 | ||
| Jumlah SKS yang dapat diambil oleh mahasiswa magister non-linier | 48 | 18 | 18 | 4 | 8 | ||
TUJUAN
Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam bidang pendidikan teknik dan vokasi, yaitu:
- Mewujudkan berbagai teori, konsep, dan prinsip manajemen mutu, pengembangan sumber daya manusia, bimbingan karir, implementasi TIK, dan pengembangan kurikulum dalam pendidikan teknis dan kejuruan;
- Mensintesiskan berbagai pendekatan, model, strategi, metode, teknik, dan media pembelajaran pada pendidikan teknik dan vokasi untuk meningkatkan mutu dan hasil belajar guna mengoptimalkan potensi peserta didik;
- Mengembangkan berbagai teori, konsep, dan prinsip pembelajaran dalam pendidikan teknis dan kejuruan yang inovatif dan terbukti secara ilmiah melalui penelitian yang mempromosikan prinsip dan etika akademik;
- Menganalisis dan mensintesis permasalahan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan serta merumuskan solusi melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner;
- Menunjukkan tanggung jawab dalam pemecahan masalah dalam masyarakat dan industri terkait melalui kemampuan validasi akademis atau studi dalam pendidikan kejuruan teknis;
- Melaksanakan dan menyelenggarakan penelitian untuk menghasilkan pendekatan, model, dan metode pembelajaran yang inovatif dan terbukti secara ilmiah dalam pendidikan teknik dan kejuruan; dan
- Menyelenggarakan penerbitan gagasan dan hasil penelitian di bidang pendidikan teknik dan vokasi untuk memberikan sumbangan nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat melalui penerbitan ilmiah berdasarkan kaidah dan etika akademik.
PROFIL LULUSAN
| Peneliti | Peneliti di bidang pendidikan teknik dan vokasi yang mampu mempublikasikan karyanya pada tingkat regional, nasional, dan internasional. |
| Pendidik profesional | Pendidik profesional dalam pendidikan teknik dan kejuruan yang memiliki keterampilan guru profesional. |
HASIL BELAJAR
| SIKAP | |
| S | Menunjukkan perilaku ilmiah, edukatif, dan keagamaan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas masyarakat berdasarkan etika dan norma akademik. |
| PENGETAHUAN | |
| P1 | Menguasai filsafat teori di bidang pendidikan teknik dan vokasi. |
| P2 | Menguasai filsafat pendekatan, model, metode, media dan evaluasi pembelajaran teknis dan vokasional. |
| P3 | Menguasai filosofi keterkaitan dunia pendidikan dan dunia industri dalam konteks pendidikan teknik dan vokasi. |
| Halaman 4 | Menguasai filosofi metode penjaminan mutu di bidang pendidikan teknik dan vokasi. |
| KETRAMPILAN UMUM | |
| KU1 | Mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah baru dan berkontribusi pada pengembangan, praktik ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan penerapan nilai-nilai humaniora di bidang keahliannya melalui penelitian ilmiah berdasarkan peta jalan penelitian dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner, atau transdisipliner. |
| KU2 | Memiliki kemampuan mengembangkan dan menerbitkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah dan penciptaan desain, serta karya seni melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan bidang keahliannya. |
| KETERAMPILAN KHUSUS | |
| KK1 | Mampu memecahkan permasalahan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan dengan memanfaatkan bidang ilmu pengetahuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner, serta dengan memperhatikan faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, keberlanjutan budaya, sosial, dan lingkungan. |
| KK2 | Mampu meningkatkan pengetahuan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan dengan memberikan sumbangan yang orisinil dan terbukti secara ilmiah melalui penelitian yang mengedepankan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. |
| KK3 | Mampu mengkritisi dan memberikan masukan perbaikan dari sudut pandang bidang pendidikan teknik dan vokasi terhadap kebijakan penyelesaian masalah yang telah dan atau sedang dilaksanakan, dalam bentuk karya tulis ilmiah. |
| KK4 | Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian interdisipliner dan multidisipliner di bidang pendidikan teknik dan kejuruan. |
| KK5 | Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, di bidang pendidikan teknik dan vokasi serta praktik profesi melalui penelitian, sehingga menghasilkan karya yang inovatif dan berdaya saing ilmiah. |
PROSES PEMBELAJARAN
Proses pembelajaran pada program doktor pendidikan teknik dan vokasi lebih difokuskan pada penguasaan filsafat keilmuan pendidikan teknik vokasi dan rekayasa. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan berpikir kritis sampai pada tataran analisis dan sintesis. Secara praktik, dosen memandu proses diskusi di kelas dengan pendekatan case-method, mengemukakan isu-isu global dalam TVET yang perlu dikritisi oleh mahasiswa dan tentunya solusi yang ditawarkan oleh mahasiswa bersifat objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kualitas konten keilmuannya. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa dituntut untuk mengetahui isu-isu global TVET dengan banyak membaca referensi dari jurnal ilmiah, book review, book chapter dan book series. Selain itu, proses pembelajaran lebih kritis terhadap perkembangan penelitian/isu-isu terkini yang berkembang dalam keilmuan TVET, misalnya membahas isu-isu pilihan karir, adaptasi karir, kepemimpinan dalam TVET, gender dalam TVET, dll.
PENILAIAN
Untuk mengukur capaian pembelajaran pada program doktor pendidikan teknik dan vokasi (PTK), bentuk penilaian yang diberikan oleh dosen sangat beragam. Namun, pelaksanaan ujian secara umum dibagi menjadi dua jenis, yaitu ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Jenis tugas dapat berupa penulisan mini paper, studi kasus, telaah pustaka sistematis, dan kajian bibliometrik. Mengingat lulusan program doktor pendidikan teknik dan vokasi dituntut untuk terampil dalam melaksanakan penelitian, maka tugas perkuliahan yang diberikan selalu terkait dengan rencana penelitian disertasinya. Setiap tugas yang dikerjakan mahasiswa selalu diberikan umpan balik oleh dosen, baik secara lisan maupun telaah tertulis. Apabila mahasiswa belum mencapai target pembelajaran, dosen memberikan satu kali kesempatan untuk melakukan tindakan perbaikan. Menurut kaidah akademik yang berlaku di sekolah pascasarjana UPI, mahasiswa dianggap lulus mata kuliah apabila telah memperoleh nilai akhir minimal B.
STRUKTUR KURIKULUM DAN JAM SKS
PROGRAM DOKTOR PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN
(VET) 2019
A. Program Studi Pendidikan Teknik dan Kejuruan (Doktor by Course)
B. Program Studi Pendidikan Teknik dan Kejuruan (Doktor Riset)
| TIDAK | Kode | Subjek | Kredit | Semester | |||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | ||||
| 1. | PS703 | Studi Pedagogis | 2 | X | |||||
| 2. | PS801 | Statistik Data Ilmiah | 3 | X | |||||
| 3. | PS805 | Tinjauan Literatur | 3 | X | |||||
| 4. | KJ806 | Pekerjaan Lapangan | 3 | X | |||||
| 5. | KJ807 | Seminar Proposal Penelitian | 1 | X | |||||
| 6. | KJ808 | Publikasi Ilmiah 1 | 4 | X | |||||
| Nomor telepon 7. | KJ809 | Publikasi Ilmiah 2 | 4 | X | |||||
| 8. | PS810 | Publikasi Ilmiah 3 | 4 | X | |||||
| Nomor 9. | PS811 | Publikasi Ilmiah 4 | 4 | X | |||||
| 10. | KJ898 | Disertasi | 15 | X | |||||
| Jumlah Kredit | 43 | 9 | 7 | 4 | 4 | 4 | 15 | ||
Capaian Pembelajaran
| SIKAP | |
| S | Menunjukkan perilaku ilmiah, edukatif, dan religius serta berkontribusi dalam pengembangan masyarakat berdasarkan etika dan norma akademik. |
| PENGETAHUAN | |
| P1 | Memiliki penguasaan teori yang baik di bidang pendidikan teknik dan vokasi. |
| P2 | Memiliki penguasaan yang baik terhadap teori dan penerapan pendekatan, model, metode, dan media pembelajaran pada pendidikan teknik dan vokasi. |
| P3 | Memiliki penguasaan yang baik terhadap keterkaitan antara pendidikan dan dunia industri di bidang pendidikan teknik dan vokasi. |
| P4 | Memiliki penguasaan yang baik terhadap konsep teoritis dan metode penjaminan mutu dalam pendidikan teknik dan vokasi. |
| KETRAMPILAN UMUM | |
| KU1 | Memiliki kemampuan mengintegrasikan keterampilan belajar sekaligus berinovasi, menguasai teknologi informasi, mengembangkan karir, dan mengembangkan keterampilan belajar sepanjang hayat. |
| KU2 | Memiliki kemampuan mengembangkan dan menerbitkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah dan penciptaan desain, serta karya seni melalui pendekatan interdisipliner dan multidisipliner dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan sesuai dengan bidang keahliannya. |
| KETERAMPILAN KHUSUS | |
| KK1 | Mampu memecahkan permasalahan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan dengan memanfaatkan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner terhadap faktor-faktor penting seperti ekonomi, kesehatan, keselamatan publik, serta pelestarian budaya, sosial, dan lingkungan. |
| KK2 | Mampu meningkatkan pengetahuan di bidang pendidikan teknik dan kejuruan serta memberikan sumbangan yang orisinil dan terbukti secara ilmiah melalui penelitian yang mengedepankan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. |
| KK3 | Mampu mengkritisi dan memberikan masukan dalam konteks pendidikan teknik dan vokasi terhadap isu kebijakan terkini dan masa mendatang dalam bentuk lembar kerja ilmiah. |
| KK4 | Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian interdisipliner dan multidisipliner di bidang pendidikan teknik dan kejuruan. |
| KK5 | Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, di bidang pendidikan teknik dan vokasi serta praktik profesi melalui penelitian, sehingga menghasilkan karya yang inovatif dan berdaya saing ilmiah. |
- “Prodi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan SPs UPI Menyelenggarakan International FGD tentang Potensi Pengembangan Teknologi Coal-to-Nuclear di Indonesia”
Bandung, 26 Mei 2026 — Program studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan SPs UPI menyelenggarakan International Focus Group Discussion (FGD) bertema “Developing Feasibility Criteria for Coal-to-Nuclear… Read More »“Prodi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan SPs UPI Menyelenggarakan International FGD tentang Potensi Pengembangan Teknologi Coal-to-Nuclear di Indonesia” - “Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi PTK Program Magister SPs UPI Resmi Rampung, Perkuat Komitmen Mutu Pendidikan Berkelanjutan (Quality Education SDGs 4 , Industry, Innovation and Infrastructure SDGs 9 & Partnerships For The Goal SDGs 17”
Foto Bersama Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Tim Asesor Lapangan, serta Satuan Kendali Mutu Sekolah Pascasarjana di Depan Gedung Partere (Dok Satuan Kendali Mutu)… Read More »“Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi PTK Program Magister SPs UPI Resmi Rampung, Perkuat Komitmen Mutu Pendidikan Berkelanjutan (Quality Education SDGs 4 , Industry, Innovation and Infrastructure SDGs 9 & Partnerships For The Goal SDGs 17” - Sekolah Pascasarjana UPI Siap Meriahkan Open Visit UPI 2026
Bandung, 31 Januari 2026 — Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Open Visit UPI 2026 yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 31… Read More »Sekolah Pascasarjana UPI Siap Meriahkan Open Visit UPI 2026 - Informasi Penting Mahasiswa
📢 UPDATE AKADEMIK: Persiapan Semester Genap 2025/2026 Halo Sivitas Akademika Sekolah Pascasarjana UPI! Berdasarkan Surat Edaran No. 90 Tahun 2025, berikut adalah lini masa penting… Read More »Informasi Penting Mahasiswa - Raih Penghargaan Tertinggi, S3 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI Sabet Juara I AMI AWARD 2024
Bandung, 25 November 2025 — Komitmen terhadap peningkatan kualitas akademik dan tata kelola program studi kembali dibuktikan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dalam ajang bergengsi… Read More »Raih Penghargaan Tertinggi, S3 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI Sabet Juara I AMI AWARD 2024 - General Lecture “Qualitative Research in TVET”
Sekolah Pascasarjana UPI Menggelar Kuliah Umum Bersama Pakar dari Jerman Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan bangga mengundang Bapak/Ibu dosen, mahasiswa, dan peneliti untuk… Read More »General Lecture “Qualitative Research in TVET” - SPs UPI Dukung Kegiatan “UPI Berjalan Serempak dan Berdampak” dalam Rangka Dies Natalis ke-71
Dalam rangka memeriahkan Dies Natalis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ke-71, Sekolah Pascasarjana (SPs) UPI turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan bertajuk “UPI Berjalan Serempak dan Berdampak”… Read More »SPs UPI Dukung Kegiatan “UPI Berjalan Serempak dan Berdampak” dalam Rangka Dies Natalis ke-71 - Ujian Promosi Doktor: Heni Puspita Raih Gelar Doktor di Bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
Bandung, 5 November 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) kembali melahirkan doktor baru melalui pelaksanaan Ujian Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Teknologi… Read More »Ujian Promosi Doktor: Heni Puspita Raih Gelar Doktor di Bidang Pendidikan Teknologi dan Kejuruan - SPs UPI dan BRIN Bahas Roadmap Program Kolaborasi dan PKS melalui Platform Zoom
Bandung, 3 November 2025 Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pertemuan virtual melalui platform Zoom untuk… Read More »SPs UPI dan BRIN Bahas Roadmap Program Kolaborasi dan PKS melalui Platform Zoom - Sekolah Pascasarjana UPI Wujudkan Komitmen GreenMetric dalam Mendukung SDGs
Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kampus hijau dan berkelanjutan melalui program GreenMetric. Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals… Read More »Sekolah Pascasarjana UPI Wujudkan Komitmen GreenMetric dalam Mendukung SDGs
Kegiatan Evaluasi Kinerja Program Studi
Melalui Audit Mutu Internal


Program Studi Doktor (PTK) Pendidikan Teknologi dan Kejuruan pada Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkomitmen untuk terus melakukan monitoring dan peningkatan kinerja program studi. Evaluasi capaian kinerja program studi ini dilakukan secara rutin setiap tahun dengan melibatkan Dosen Tetap Program Studi (DTPS). Proses evaluasi ini melibatkan beberapa tahapan yang meliputi rapat rutin tahunan, penyampaian laporan tahunan kepada SKM SPs UPI, dan pelaporan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) kepada tim SPM UPI. Evaluasi capaian kinerja Program Studi dilakukan melalui rapat rutin tahunan yang melibatkan forum rapat dosen DTPS. Dalam rapat ini, dosen DTPS akan membahas dan mengevaluasi capaian kinerja Program Studi dalam berbagai aspek, seperti pencapaian target pembelajaran, proses pembimbingan disertasi, pengembangan kurikulum, publikasi ilmiah, keikutsertaan dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kerja sama dengan lembaga lain. Rapat rutin ini memberikan kesempatan kepada dosen DTPS untuk memberikan masukan, saran, dan rekomendasi guna meningkatkan mutu dan efektivitas program studi.
Selanjutnya, laporan tahunan hasil evaluasi kinerja Program Studi disampaikan kepada UPPS melalui SKM SPs. Laporan ini wajib disusun secara tertulis dan sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan oleh UPPS. Laporan tersebut memuat analisis capaian kinerja program studi, identifikasi kekuatan dan kelemahan, serta rekomendasi perbaikan dan pengembangan. Melalui laporan tahunan ini, UPPS dapat memahami secara menyeluruh capaian kinerja program studi dan memberikan dukungan serta arahan yang diperlukan. Selain itu, Program Studi Doktor PTK juga melaporkan hasil evaluasi capaian kinerjanya dalam kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) kepada tim SPM UPI. AMI merupakan salah satu upaya untuk menjaga dan meningkatkan mutu program studi. Tim Penjaminan Mutu UPI akan mengevaluasi program studi berdasarkan berbagai indikator mutu yang telah ditetapkan. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan Program Studi Doktor PTK SPs UPI telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan universitas dan merumuskan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Mekanisme pelaksanaan penilaian capaian kinerja Program Studi diatur oleh UPPS dan universitas sebagai bentuk komitmen dalam menjaga mutu dan meningkatkan daya saing program studi. Dengan melibatkan berbagai pihak seperti forum rapat dosen DTPS, pimpinan SPs, dan tim SPM UPI, evaluasi capaian kinerja program studi dapat dilakukan secara komprehensif. Melalui proses evaluasi ini, Program Studi Doktor PTK SPs UPI dapat terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakannya, serta meningkatkan kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Temuan-temuan yang dihasilkan dari kegiatan audit mutu internal dipandang sebagai masukan yang berharga dalam upaya peningkatan mutu Program Studi Doktor PTK SPs UPI. Untuk itu, temuan-temuan tersebut dibahas secara serius dalam forum rapat dosen guna merumuskan upaya-upaya perbaikan dan tindak lanjut yang perlu dilakukan. Forum rapat dosen merupakan wadah yang tepat untuk membahas temuan-temuan dari audit mutu internal. Para dosen DTPS secara kolektif mengkaji setiap temuan, menganalisis penyebabnya, dan membahas strategi-strategi perbaikan terhadap aspek-aspek yang perlu ditingkatkan. Pembahasan ini melibatkan kolaborasi dan pemikiran bersama guna mencapai hasil yang lebih baik. Setelah forum rapat dosen selesai dilaksanakan, maka upaya-upaya perbaikan dan tindak lanjut dirancang secara sistematis. Ditetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi temuan-temuan audit mutu internal, antara lain pemutakhiran sistem, perbaikan proses pembelajaran, pelatihan dosen, pengembangan kurikulum, atau optimalisasi sumber daya.

