
Universitas Pendidikan Indonesia bersama Universitas Lain kembali menyelenggarakan 2nd International Conference on the Islamization of Knowledge (ICoIK 2025) yang akan digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada 29 November 2025, pukul 08.30–15.30 WIB. Konferensi internasional ini mengusung tema besar “The Interconnection of Knowledge and Islamic Values in Supporting Global Transformation and the Sustainable Development Goals.”
ICoIK 2025 menghadirkan sejumlah pembicara kunci dan tokoh akademik internasional, di antaranya:
- Prof. Dr. Phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., Wakil Rektor UPI Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis
- Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Penasihat HMMPAS dan Dekan SPs UPI
- Prof. Turmudi, M.Ed., M.Sc., Ph.D., Guru Besar Pendidikan Matematika FMIPA/SPS UPI
- Prof. Dr. K. H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., Rektor Universitas Darussalam Gontor
- Prof. Dr. Abdelaziz Berghout, Direktur ISTAC–IIUM Malaysia
- Assoc. Prof. Dr. Habibah Tarmizi, IIETC–USA
- Prof. H. Yaya S. Kusumah, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Pendidikan Matematika UPI
Konferensi ini menyoroti hubungan antara ilmu pengetahuan, nilai-nilai Islam, dan tujuan pembangunan global, dengan cakupan pada tiga domain utama: pendidikan, sosial, dan teknologi. Adapun beberapa topik yang akan dibahas meliputi:
- Interkoneksi ilmu pengetahuan dan nilai Islam dalam mendukung pembangunan berkelanjutan
- Pendidikan Islam berbasis sains dan nilai kemanusiaan untuk mencapai SDGs
- Pemberdayaan sosial berbasis nilai Islam dalam mengatasi ketimpangan global
- Inovasi teknologi Islam sebagai solusi transformatif
- Kolaborasi multidisiplin untuk mengintegrasikan sains, teknologi, dan spiritualitas
Selain menghadirkan forum akademik, ICoIK 2025 juga membuka kesempatan bagi presenter, peserta, dan peneliti untuk mempublikasikan karya ilmiah pada berbagai topik yang relevan. Pendaftaran presenter dan peserta dibuka hingga 23 November 2025.
Melalui penyelenggaraan ICoIK 2025, SPs UPI menegaskan komitmennya dalam mendorong kajian keilmuan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan tantangan global, serta memperkuat sinergi akademik menuju pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).