Skip to content

Seminar Nasional Sosialisasi Strategi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta: SPs UPI Dorong Pendidikan Humanis yang Selaras dengan SDGs

  • by

Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan nasional melalui penyelenggaraan Seminar Nasional Sosialisasi Strategi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Auditorium SPs UPI lantai 5 pada sesi pagi, dan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pada sesi siang di lantai 6.

Acara ini menghadirkan para akademisi dan pakar pendidikan dari berbagai bidang. Tiga pembicara utama pada seminar pagi adalah:

  • Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Direktur Sekolah Pascasarjana UPI
  • Prof. Dr. Rohmat Mulyadi Sapdi, M.Pd., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan
  • Prof. Dr. Mubiar Agustin, M.Pd., Ketua Program Studi Psikologi Pendidikan SPs UPI

Sesi seminar dipandu oleh Dr. Rita Anggorowati, M.Pd., Koordinator Advanced Learning Hub SPs UPI.

Pada sesi FGD siang, hadir para reviewer ahli, antara lain:

  • Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A., Guru Besar Bidang Pengembangan Kurikulum UPI
  • Prof. Dr. Solehuddin, M.Pd., M.A., Guru Besar Bidang Bimbingan dan Konseling Anak UPI
  • Prof. Dr. H. Sofyan Sauri, M.Pd., Guru Besar Bidang Pengajaran Bahasa Arab Berbasis Nilai UPI

Diskusi kelompok ini dimoderatori oleh Dr. Muhammad Zein Permana, S.Psi., M.Si., Dosen Prodi Psikologi Pendidikan SPs UPI.


Mengangkat Perspektif “Kurikulum Berbasis Cinta” untuk Pendidikan yang Lebih Humanis

Konsep “kurikulum berbasis cinta” menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Pendekatan ini menekankan nilai kasih sayang, empati, dan keberpihakan pada kemanusiaan sebagai inti dari proses pembelajaran—baik untuk guru maupun peserta didik. Strategi implementasi yang dibahas meliputi penguatan nilai moral, komunikasi persuasif, dorongan motivasi intrinsik, serta penciptaan budaya belajar yang inklusif.

Para narasumber menekankan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter berlandaskan cinta kasih, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman.


Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Kegiatan ini selaras dengan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 4: Quality Education – Mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui kurikulum yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada karakter.
  • SDG 3: Good Health & Well-being – Menumbuhkan suasana pembelajaran yang mendukung kesejahteraan mental dan emosional peserta didik.
  • SDG 10: Reduced Inequalities – Menghadirkan pendidikan yang berpihak pada semua kalangan dengan menjunjung nilai cinta, toleransi, dan inklusivitas.
  • SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions – Menguatkan nilai-nilai kedamaian dan harmoni dalam sistem pendidikan melalui pendekatan kurikulum yang berbasis kasih sayang.

Melalui seminar dan FGD ini, SPs UPI berharap dapat menjadi pelopor dalam pengembangan kurikulum nasional yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga menyentuh aspek kebajikan dan kemanusiaan.


Penutup

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Sekolah Pascasarjana UPI menegaskan kontribusinya dalam menciptakan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman serta sejalan dengan agenda pembangunan global. Kurikulum berbasis cinta diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan yang lebih harmonis, berkualitas, dan berkelanjutan.


#UPI #SekolahPascasarjanaUPI #SeminarNasional #KurikulumBerbasisCinta #SPsUPI #SDG4 #SDG3 #SDG10 #SDG16 #QualityEducation #EducationForPeace #DiktiSaintekBerdampak #PendidikanHumanis #FGDUPI