BANDUNG, 5 November 2026 – Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia membahas rancangan pelatihan karakter Pancasila bagi legislator dalam rapat di Kampus UPI, Bandung, Kamis (5/11/2026). Pertemuan awal ini membicarakan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam menjalankan tugas, mengambil keputusan, dan mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat. Anggota legislatif menjadi sasaran pelatihan yang dibahas pada tahap awal.
Prof. (H.C.) Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., MA., Ph.D., yang dikenal sebagai Ustaz Adi Hidayat, menyambut gagasan tersebut dan menjadi salah satu penggerak awalnya. Rancangan yang dibahas memberi perhatian pada amanah dan keteladanan sebagai bagian dari karakter seorang pemimpin. Kedua nilai itu berkaitan erat dengan cara pemegang jabatan publik menggunakan kewenangannya dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Salah satu tantangan yang mengemuka dalam rapat ialah merumuskan karakter kebangsaan dalam tindakan yang dapat dikenali. Dalam menjalankan tugas publik, pemimpin kerap menghadapi pandangan dan kepentingan yang berbeda. Nilai Pancasila dapat menjadi pijakan untuk mendengarkan pihak yang terdampak, mempertimbangkan akibat dari setiap pilihan, dan menjelaskan alasan di balik keputusan. Situasi seperti ini memberi konteks yang konkret bagi pembahasan tentang integritas, musyawarah, dan tanggung jawab.
Rancangan awal pelatihan memberi tempat bagi pengalaman peserta sebagai bahan belajar. Melalui pembahasan kasus dan refleksi, peserta dapat menelaah pilihan tindakan ketika menghadapi persoalan dalam tugasnya. Pendekatan tersebut diarahkan untuk membantu peserta menghubungkan nilai yang mereka pegang dengan keputusan yang harus mereka ambil. Dari situ, pembelajaran dapat berangkat dari persoalan yang mereka kenali dan menghasilkan pertimbangan yang dapat digunakan kembali dalam pekerjaan.
Sebagai dosen di Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. (H.C.) Dr. (H.C.) Adi Hidayat turut membawa nama UPI, khususnya program studi Pendidikan Umum dan Karakter, dalam pengembangan gagasan ini. Keterlibatannya diharapkan memperluas manfaat keilmuan yang dikembangkan di SPs UPI bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Rancangan pelatihan ini menjadi salah satu peluang untuk menerapkan kajian pendidikan karakter pada kebutuhan kepemimpinan dan pelayanan publik.

Program Studi Pendidikan Umum dan Karakter SPs UPI menyiapkan substansi keilmuan dengan bertumpu pada kajian pendidikan karakter dan Pancasila. Advanced Learning Hub (ALH) SPs UPI mendukung penyusunan kerangka serta pendekatan pembelajaran. Kerja kedua unit ini membantu menerjemahkan gagasan tentang karakter Pancasila ke dalam materi dan kegiatan belajar yang sesuai dengan tanggung jawab calon peserta.
Rapat turut membahas kesiapan akademik UPI dalam mengembangkan program. Perumusan tujuan menjadi perhatian karena akan menentukan materi yang perlu diperdalam serta pengalaman belajar yang dapat membantu peserta. Kajian dan riset pendidikan karakter di UPI dapat digunakan untuk memahami kebutuhan tersebut dan merumuskan kemampuan yang diharapkan berkembang melalui pelatihan.
Pembicaraan juga membuka peluang pengembangan pendekatan serupa bagi lembaga publik lain. Setiap lembaga memiliki tanggung jawab dan lingkungan kerja yang berbeda, sehingga penerapannya memerlukan penyesuaian materi dan cara belajar. Kemungkinan ini memberi ruang bagi SPs UPI untuk mengembangkan pendidikan karakter sesuai dengan persoalan yang dihadapi di berbagai bidang pelayanan publik.
Penguatan integritas dan tanggung jawab pemegang amanah publik sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 16, terutama upaya membangun lembaga yang efektif dan akuntabel. Dalam rancangan ini, keterkaitan tersebut tampak pada perhatian terhadap cara pemimpin mendengar aspirasi, menimbang kepentingan masyarakat, dan menjelaskan keputusan yang diambil. Hasil rapat menjadi bahan pembahasan lanjutan bersama pihak terkait. Agenda berikutnya mencakup pematangan tujuan pelatihan, penyelarasan materi dengan kebutuhan calon peserta, serta penyiapan tim dan bentuk kegiatan yang dapat dilaksanakan.

