Skip to content

“SANDEY TANTRA PARAMITHA PERKUAT REKOGNISI AKADEMIK UPI MELALUI DISEMINASI INOVASI AI DALAM PENELITIAN DI TINGKAT NASIONAL”

  • by

Bandung, 29 September 2026 – Komitmen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam memperkuat reputasi akademik, meningkatkan kualitas penelitian, dan memperluas kontribusi keilmuan di tingkat nasional terus diwujudkan melalui partisipasi aktif para akademisinya dalam berbagai forum ilmiah. Salah satunya ditunjukkan oleh Dr. Sandey Tantra Paramitha, S.Si., S.H., M.Pd., M.H., Lektor Kepala sekaligus dosen Program Studi Magister (S2) Pendidikan Olahraga, Sekolah Pascasarjana (SPs) UPI, yang dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional 40 Jam Pelajaran (JP).

Kegiatan bertajuk “Optimalisasi AI dalam Perancangan Penelitian dan Penelusuran Literatur: Strategi Menembus Jurnal Bereputasi Nasional dan Internasional” tersebut diselenggarakan pada 29 September hingga 2 Oktober 2026 melalui platform YouTube dan Zoom. Kegiatan ini melibatkan Edukarya, Event EdukasiID, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Bagus Pengembang Bisnis FISIP UNNES, dan Ruang Temu Guru.

Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Sandey untuk berbagi kepakaran dalam forum nasional tersebut merepresentasikan kontribusi akademisi UPI dalam mendukung transformasi ekosistem penelitian pendidikan tinggi, khususnya melalui integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan metodologi penelitian dan publikasi ilmiah.

Penguatan Rekognisi Kepakaran Dosen dan Kinerja Institusional UPI

Partisipasi Dr. Sandey sebagai narasumber nasional memiliki signifikansi strategis dalam mendukung penguatan rekognisi akademik dosen UPI di luar lingkungan perguruan tinggi. Keterlibatan tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, terutama dalam diseminasi hasil pengembangan keilmuan dan peningkatan kapasitas akademik masyarakat.

Dalam kerangka pengembangan institusi, aktivitas akademik lintas perguruan tinggi memiliki relevansi dengan penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya yang berkaitan dengan aktivitas dan rekognisi dosen di luar kampus, sesuai dengan ketentuan indikator yang berlaku.

Selain memperluas eksposur kepakaran dosen, forum ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan kapasitas akademik UPI dalam merespons perkembangan teknologi yang memengaruhi paradigma penelitian kontemporer.

Kehadiran Dr. Sandey dalam kegiatan yang melibatkan UNNES juga membuka ruang bagi pengembangan jejaring akademik antarinstitusi. Jejaring tersebut berpotensi ditindaklanjuti melalui penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pengembangan kapasitas peneliti, serta pertukaran pengetahuan lintas disiplin.

Dengan demikian, kontribusi akademisi UPI dalam forum ilmiah nasional tidak hanya memiliki dimensi individual, tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah terhadap penguatan reputasi dan kinerja institusional universitas.

Kontribusi terhadap Pengembangan Ekosistem Penelitian Sekolah Pascasarjana UPI

Sebagai bagian dari komunitas akademik Sekolah Pascasarjana UPI, keterlibatan Dr. Sandey dalam Bimtek Nasional tersebut mencerminkan peran strategis dosen pascasarjana dalam mendiseminasikan perkembangan mutakhir metodologi penelitian kepada masyarakat akademik yang lebih luas.

Transformasi digital telah menghadirkan perubahan mendasar dalam proses produksi, pengelolaan, dan diseminasi pengetahuan ilmiah. Pemanfaatan AI dalam penelitian tidak lagi terbatas pada otomatisasi pekerjaan administratif, tetapi berkembang menjadi instrumen pendukung dalam identifikasi permasalahan penelitian, pemetaan perkembangan keilmuan, penelusuran literatur, dan analisis kesenjangan penelitian.

Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini memberikan ruang untuk membahas pendekatan penelitian berbantuan AI yang tetap mengedepankan validitas ilmiah, integritas akademik, transparansi metodologis, serta tanggung jawab peneliti terhadap hasil karya ilmiah.

Aspek tersebut memiliki relevansi dengan karakteristik pendidikan pascasarjana yang menempatkan kemampuan berpikir kritis, penguasaan metodologi, dan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sebagai kompetensi utama lulusannya.

Diseminasi kepakaran Dr. Sandey di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen pendukung penguatan budaya penelitian di lingkungan SPs UPI, terutama melalui pengembangan praktik penelitian yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada publikasi ilmiah berkualitas.

Memperluas Kontribusi Keilmuan Program Studi S2 Pendidikan Olahraga

Keterlibatan Dr. Sandey juga memiliki relevansi langsung dengan penguatan profil akademik Program Studi S2 Pendidikan Olahraga UPI sebagai institusi penyelenggara pendidikan magister yang berorientasi pada pengembangan keilmuan, inovasi penelitian, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keolahragaan.

Perkembangan AI telah membuka peluang baru dalam penelitian pendidikan olahraga, mulai dari pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi, analisis performa olahraga, evaluasi aktivitas fisik, hingga pengembangan pendekatan berbasis data dalam pendidikan jasmani dan kepelatihan olahraga.

Dalam konteks tersebut, penguasaan metodologi penelitian yang terintegrasi dengan teknologi digital menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa dan dosen pendidikan olahraga.

Melalui partisipasinya sebagai narasumber nasional, Dr. Sandey turut memperluas diseminasi pendekatan penelitian yang dapat diadaptasi dalam pengembangan kajian keolahragaan, khususnya untuk mendukung identifikasi kebaruan penelitian, penyusunan kajian literatur yang komprehensif, serta peningkatan kualitas artikel ilmiah.

Kontribusi ini berpotensi memperkuat atmosfer akademik Program Studi S2 Pendidikan Olahraga UPI melalui integrasi perkembangan teknologi penelitian ke dalam kegiatan pembelajaran, pembimbingan tesis, seminar akademik, dan pengembangan publikasi ilmiah mahasiswa.

Lebih lanjut, penguatan kapasitas penelitian berbasis AI diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi keolahragaan yang tidak hanya memberikan kontribusi teoretis terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki relevansi praktis bagi peningkatan kualitas pendidikan jasmani, pembinaan olahraga, dan pengembangan prestasi olahraga.

Mendorong Internasionalisasi Publikasi dan Kolaborasi Penelitian

Salah satu isu strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi adalah peningkatan kualitas dan visibilitas publikasi ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Melalui Bimtek Nasional ini, Dr. Sandey mengambil bagian dalam upaya peningkatan literasi penelitian digital, terutama berkaitan dengan pemanfaatan AI untuk mendukung proses perancangan penelitian dan penelusuran literatur ilmiah.

Kemampuan mengidentifikasi kesenjangan penelitian, membangun argumentasi ilmiah berdasarkan bukti, serta merumuskan kontribusi orisinal merupakan aspek fundamental dalam menghasilkan publikasi berkualitas.

Pemanfaatan AI secara kritis dan bertanggung jawab dapat mendukung efisiensi sejumlah tahapan penelitian. Namun, interpretasi ilmiah, validasi sumber, pengambilan keputusan metodologis, dan penjaminan orisinalitas tetap menjadi tanggung jawab peneliti.

Dalam perspektif kelembagaan, diseminasi kompetensi tersebut berpotensi mendukung agenda peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan UPI, termasuk Sekolah Pascasarjana dan Program Studi S2 Pendidikan Olahraga.

Selain itu, interaksi akademik dalam forum nasional membuka peluang untuk membangun kemitraan penelitian yang dapat dikembangkan menjadi kolaborasi multidisipliner maupun kerja sama publikasi internasional.

Memperkuat Peran UPI sebagai Institusi Penggerak Transformasi Pengetahuan

Partisipasi Dr. Sandey Tantra Paramitha dalam Bimtek Nasional Optimalisasi AI memperlihatkan keterlibatan aktif akademisi UPI dalam menjawab tantangan transformasi digital pendidikan tinggi.

Kontribusi tersebut memiliki tiga dimensi strategis, yaitu penguatan rekognisi akademik dan jejaring kelembagaan Universitas Pendidikan Indonesia, pengembangan ekosistem penelitian inovatif di Sekolah Pascasarjana, serta peningkatan relevansi keilmuan dan kapasitas penelitian Program Studi S2 Pendidikan Olahraga.

Ketiga dimensi tersebut saling berkaitan dalam mendukung penguatan tridarma perguruan tinggi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat.

Melalui keterlibatan aktif dosen dalam forum ilmiah nasional, UPI memiliki peluang untuk terus memperluas pengaruh keilmuannya, membangun kolaborasi strategis, dan memperkuat posisi institusi dalam ekosistem pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.

Kiprah Dr. Sandey dalam kegiatan ini sekaligus mencerminkan pentingnya peran dosen pascasarjana sebagai akademisi, peneliti, dan diseminator pengetahuan yang mampu menjembatani perkembangan teknologi dengan kebutuhan peningkatan mutu penelitian dan pendidikan olahraga di Indonesia.

Kontribusi terhadap Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Keterlibatan Dr. Sandey Tantra Paramitha, S.Si., S.H., M.Pd., M.H., sebagai narasumber dalam Bimbingan Teknis Nasional 40 JP tersebut juga memiliki keterkaitan dengan agenda Sustainable Development Goals, khususnya dalam mendukung penguatan kualitas pendidikan, inovasi penelitian, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta kemitraan akademik. Melalui diseminasi pengetahuan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam perancangan penelitian dan penelusuran literatur, kegiatan ini berkontribusi pada SDGs 4: Quality Education dengan mendorong peningkatan kompetensi akademik, literasi digital, kemampuan penelitian, dan budaya pembelajaran sepanjang hayat di lingkungan pendidikan tinggi.

Pemanfaatan AI secara kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam proses penelitian juga memiliki relevansi dengan SDGs 9: Industry, Innovation and Infrastructure. Integrasi teknologi digital dalam metodologi penelitian menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi berbasis pengetahuan serta memperkuat kapasitas perguruan tinggi dalam merespons perkembangan teknologi. Dalam konteks Sekolah Pascasarjana UPI, penguatan kompetensi tersebut dapat mendukung terciptanya ekosistem penelitian yang adaptif terhadap transformasi digital dan mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dari aspek pengembangan sumber daya manusia, kegiatan ini turut mendukung SDGs 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan kompetensi profesional dan akademik. Kemampuan merancang penelitian secara sistematis, menelusuri literatur secara efektif, memanfaatkan teknologi digital, serta menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas merupakan bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia yang diperlukan dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan.

Sementara itu, keterlibatan Universitas Pendidikan Indonesia bersama Universitas Negeri Semarang dan berbagai mitra penyelenggara dalam kegiatan ini memperlihatkan praktik kolaborasi lintas institusi yang sejalan dengan SDGs 17: Partnerships for the Goals. Forum ilmiah tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang terbentuknya jejaring akademik yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pengembangan kapasitas peneliti, dan pertukaran pengetahuan antarlembaga.

Dengan demikian, kontribusi Dr. Sandey dalam forum nasional tersebut tidak hanya memperkuat rekognisi kepakaran dosen dan reputasi akademik UPI, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan. Melalui penguatan pendidikan berkualitas, inovasi berbasis teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan kemitraan akademik, Sekolah Pascasarjana UPI terus mendorong terwujudnya ekosistem pendidikan dan penelitian yang berdampak, inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.