Skip to content

“Dekan Sekolah Pascasarjana Lakukan Monitoring Aktivitas Gedung Baru, Tinjau MESH Lab, Lab PTK, dan Lab Linguistik”

  • by

BANDUNG, 18 September 2026 — Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia , Prof. Dr. Juntika, M.Pd., melaksanakan kunjungan monitoring aktivitas Gedung Baru Sekolah Pascasarjana UPI. Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pemanfaatan fasilitas akademik berjalan secara optimal dalam mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan keilmuan di lingkungan SPs UPI.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Dr. Juntika, M.Pd., meninjau sejumlah fasilitas laboratorium yang berada di lingkungan Gedung Baru Sekolah Pascasarjana, yaitu MESH Lab, Laboratorium PTK, dan Laboratorium Linguistik. Monitoring ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung aktivitas serta pemanfaatan ruang dan fasilitas laboratorium sebagai bagian dari penguatan ekosistem akademik dan riset di tingkat pascasarjana.

Keberadaan laboratorium di lingkungan Sekolah Pascasarjana memiliki peran strategis dalam menunjang proses pendidikan dan penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan masyarakat. Melalui MESH Lab, Laboratorium PTK, dan Laboratorium Linguistik, SPs UPI terus mendorong pemanfaatan fasilitas akademik sebagai ruang pengembangan kompetensi, kolaborasi ilmiah, dan penguatan budaya penelitian.

Kunjungan monitoring yang dilakukan oleh Dekan SPs UPI mencerminkan perhatian pimpinan terhadap pengelolaan serta pemanfaatan sarana prasarana akademik. Monitoring secara langsung juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kebutuhan pengembangan fasilitas, mendukung kelancaran aktivitas sivitas akademika, serta memastikan lingkungan Gedung Baru SPs UPI dapat memberikan manfaat yang optimal bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti.

Pengembangan dan pemanfaatan fasilitas laboratorium merupakan bagian dari komitmen SPs UPI dalam menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang ilmiah, edukatif, dan berorientasi pada inovasi. Fasilitas yang dikelola secara optimal diharapkan dapat memperkuat kualitas pembelajaran berbasis praktik, mendukung penelitian yang berdampak, serta membuka ruang kolaborasi lintas disiplin keilmuan.

Melalui monitoring aktivitas Gedung Baru, SPs UPI terus membangun budaya pengelolaan fasilitas yang responsif terhadap kebutuhan akademik. Langkah ini sejalan dengan visi Sekolah Pascasarjana UPI untuk menjadi institusi pendidikan pascasarjana yang unggul dalam pengembangan ilmu, menghasilkan lulusan berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat.

Kunjungan monitoring aktivitas Gedung Baru Sekolah Pascasarjana UPI oleh Dekan SPs UPI, Prof. Dr. Juntika, M.Pd., yang mencakup MESH Lab, Laboratorium PTK, dan Laboratorium Linguistik, memiliki keterkaitan dengan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals. Pemantauan dan penguatan pemanfaatan fasilitas laboratorium menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pembelajaran berkualitas, pengembangan kompetensi, serta penelitian yang relevan dan berdampak.

Kegiatan ini secara khusus sejalan dengan SDGs 4: Quality Education, melalui penguatan sarana dan prasarana pendidikan tinggi yang mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan keilmuan. Pemanfaatan laboratorium sebagai ruang akademik dan riset juga mendukung SDGs 9: Industry, Innovation and Infrastructure, khususnya dalam pengembangan infrastruktur pendidikan dan penguatan inovasi berbasis ilmu pengetahuan.

Selain itu, monitoring fasilitas akademik yang dilakukan secara berkelanjutan turut mendukung SDGs 11: Sustainable Cities and Communities, melalui upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang fungsional, nyaman, dan mendukung aktivitas sivitas akademika. Pengembangan fasilitas laboratorium yang terarah diharapkan dapat memperkuat kontribusi SPs UPI dalam menghasilkan penelitian dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

Kunjungan monitoring aktivitas Gedung Baru SPs UPI juga menjadi bagian dari penguatan komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Monitoring secara langsung terhadap pemanfaatan fasilitas akademik mencerminkan pentingnya tata kelola sarana prasarana yang tertib, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.

Melalui monitoring MESH Lab, Laboratorium PTK, dan Laboratorium Linguistik, SPs UPI terus mendorong pengelolaan fasilitas yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan akademik. Hal ini sejalan dengan penguatan area perubahan Zona Integritas, khususnya penataan tata laksana, manajemen perubahan, penguatan akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemanfaatan fasilitas laboratorium secara optimal juga mendukung terciptanya lingkungan kerja dan pembelajaran yang profesional, responsif, serta berorientasi pada kepentingan mahasiswa, dosen, dan peneliti. Dengan demikian, kegiatan monitoring tidak hanya menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi fasilitas, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan pelayanan akademik yang berkualitas.

Melalui penguatan sarana prasarana, tata kelola, dan budaya akademik, Sekolah Pascasarjana UPI berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang ilmiah, inovatif, akuntabel, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat SPs UPI yang Leading and Outstanding.

Kunjungan monitoring MESH Lab, Laboratorium PTK, dan Laboratorium Linguistik menjadi salah satu wujud komitmen pimpinan SPs UPI dalam memperkuat kualitas layanan akademik dan menciptakan fasilitas pendidikan yang mendukung terwujudnya Sekolah Pascasarjana UPI yang Leading and Outstanding.