Bandung, 11 Agustus 2026 – Sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol keberhasilan membawa nama Universitas Pendidikan Indonesia di kancah internasional, keempat mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana UPI secara resmi menyerahkan medali Perunggu yang diraih pada ajang IMINE 2.0 kepada Dekan Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. Juntika, M.Pd. Penyerahan medali tersebut menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam mengembangkan dan mempresentasikan inovasi seni berbasis teknologi di tingkat internasional.
Medali tersebut diserahkan oleh Irvan Herlambang, S.Pd., Zahrah Luthfi Kholifah, S.Pd., Shinta Marina, S.Pd., dan Rijal Fiqrul Aziz, S.Pd., didampingi oleh Dr. Ayo Sunaryo, M.Pd. selaku dosen pembimbing. Penyerahan ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban dan apresiasi mahasiswa kepada institusi yang telah memberikan dukungan terhadap proses pengembangan inovasi dan keikutsertaan mereka dalam ajang internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap capaian mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni. Menurutnya, prestasi internasional tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa SPs UPI memiliki kemampuan untuk mengembangkan gagasan kreatif yang tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga mampu merespons perkembangan teknologi dan kebutuhan industri kreatif.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Sekolah Pascasarjana UPI. Keberhasilan mahasiswa meraih Medali Perunggu di tingkat internasional menunjukkan bahwa inovasi dan kreativitas mahasiswa Pendidikan Seni mampu bersaing di tingkat global,” ujar Prof. Dr. Juntika, M.Pd.
Penyerahan medali juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen SPs UPI dalam memberikan ruang dan dukungan bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, minat, penalaran, kreativitas, dan kewirausahaan. Keikutsertaan mahasiswa dalam IMINE 2.0 turut mendukung pencapaian IKU 2, khususnya melalui fasilitasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah, festival, seni, dan kewirausahaan di tingkat internasional.
Dari perspektif Sustainable Development Goal, capaian ini berkontribusi pada SDG 4 Quality Education melalui penguatan kompetensi dan pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan internasional; SDG 8 Decent Work and Economic Growth melalui pengembangan kewirausahaan dan industri kreatif; SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure melalui inovasi DigiDance ACC berbasis teknologi digital; serta SDG 17 Partnerships for the Goals melalui jejaring dan interaksi akademik internasional dengan peserta dari 5 negara dan sekitar 40 universitas.
Momentum penyerahan Medali Perunggu kepada Dekan SPs UPI juga merepresentasikan semangat Zona Integritas, khususnya dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada prestasi, inovasi, akuntabilitas, profesionalisme, dan peningkatan kualitas. Prestasi mahasiswa menjadi salah satu indikator bahwa proses pembinaan dan fasilitasi kemahasiswaan diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, kreatif, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi di tingkat nasional maupun global.
Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa SPs UPI lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani membawa gagasan seni Indonesia ke panggung internasional. Medali Perunggu yang diserahkan kepada Dekan SPs UPI bukan hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan institusi atas karya dan perjuangan mahasiswa dalam mengharumkan nama UPI di tingkat global.
