Bandung, 6 Agustus 2026 – Dalam upaya nyata mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, Program Studi Psikologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan DILANS Indonesia (Penggerak Disabilitas dan Lanjut Usia Indonsia) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Edukasi Karier Berdampak bagi Anak Asuh Penyandang Disabilitas”.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kerja sama antara Program Studi Psikologi Pendidikan dan DILANS Indonesia dalam memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan penyandang disabilitas. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam menghadirkan layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Acara dibuka melalui dialog inspiratif bersama Farhan Helmy selaku Presiden DILANS Indonesia dan Prof. Dr. Juntika, M.Pd. selaku Ketua Tim PKM UPI. Suasana dialog berlangsung hangat, interaktif, dan partisipatif sehingga para peserta memperoleh ruang untuk berbagi pengalaman, menyampaikan aspirasi, serta mendiskusikan berbagai tantangan dan peluang dalam merancang masa depan. Melalui dialog tersebut, peserta didorong untuk meyakini bahwa disabilitas bukanlah penghalang untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, mengembangkan karier profesional, maupun berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi Life Long Career Planning yang dipandu oleh Dr. Juwanto, S.Pd.I., M.Pd., serta sesi Peningkatan Kesejahteraan Psikologis yang disampaikan oleh Dr. Idat Muqodas, M.Pd.Kons. Kedua sesi dirancang secara partisipatif untuk membantu peserta mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, menyusun perencanaan karier sejak dini, mempersiapkan transisi menuju pendidikan lanjutan maupun dunia kerja, serta meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai tantangan psikologis dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4 Quality Education melalui penyediaan akses pendidikan dan pengembangan karier yang inklusif bagi penyandang disabilitas, SDG 8 Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kesiapan karier dan kompetensi masa depan, SDG 10 Reduced Inequalities dengan mendorong kesetaraan kesempatan bagi kelompok rentan, serta SDG 17 Partnerships for the Goals melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, komunitas, sekolah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sesi penutup, UPI dan DILANS Indonesia menegaskan komitmen untuk memperluas ruang kolaborasi pada berbagai bidang, meliputi pengembangan sains dan hasil-hasil riset, program magang bagi siswa dan mahasiswa, penguatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara etis, inklusif, dan bertanggung jawab. Sinergi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi penyandang disabilitas untuk berkembang secara akademik maupun profesional.
Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Sekolah Pascasarjana UPI dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Nilai-nilai integritas diwujudkan melalui tata kelola kegiatan yang transparan, akuntabel, kolaboratif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang inklusif dan berkualitas. Semangat tersebut sejalan dengan visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Program Studi Psikologi Pendidikan SPs UPI dan DILANS Indonesia, diharapkan tercipta ekosistem pembelajaran yang mampu menghubungkan perguruan tinggi, komunitas, dunia pendidikan, dan penyandang disabilitas. Pertukaran pengetahuan, pengalaman lapangan, inovasi, dan pendampingan yang berkesinambungan akan menjadi fondasi dalam membangun generasi muda penyandang disabilitas yang lebih percaya diri, berdaya saing, siap menghadapi tantangan masa depan, serta menjadi inspirasi bagi terwujudnya Indonesia yang semakin inklusif dan berkeadilan.
