Skip to content

“Perkuat Rancangan Desain Pengajaran, Tim BRIN Gelar FGD bersama Dosen BIPA UPI”

  • by

Bandung, 29 Juli 2026 – Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Perencanaan dan Pengimplementasian Model Pengajaran BIPA” di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026, tersebut berfokus pada perancangan desain pengajaran BIPA dalam penelitian berjudul “DKI sebagai Representasi Krisis Perkotaan dalam Pembelajaran BIPA.”

Tim BRIN yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Exti Budihastuti, S.Pd., M.Pd., Febyasti Davela, M.Si., dan Syamzah Ayuningrum, M.Pd. Tim peneliti memaparkan rancangan desain pengajaran yang sedang dikembangkan untuk memperoleh tanggapan, pandangan, dan penguatan akademik dari dosen Prodi Pendidikan BIPA UPI, yaitu Dr. Whilky Rizkyanfi, M.Pd. dan Dr. Ida Widia, M.Pd.

Kegiatan FGD terbagi ke dalam tiga sesi yang dilaksanakan secara bertahap selama tiga hari. Sesi pertama berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026, dan dihadiri oleh 10 orang dari UPI serta tiga orang dari BRIN. Pada sesi tersebut, tim BRIN memaparkan perancangan desain pengajaran yang tepat guna, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta.

Dalam sesi pertama, pembahasan diarahkan pada kesesuaian rancangan desain dengan tujuan pembelajaran, karakteristik pemelajar BIPA, pemilihan materi, serta aktivitas pembelajaran yang akan digunakan. Dosen Prodi Pendidikan BIPA UPI memberikan berbagai pandangan akademik berdasarkan keilmuan dan pengalaman dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing, terutama mengenai penyajian isu krisis perkotaan agar tetap kontekstual dan mudah dipahami oleh pemelajar.

Sesi kedua dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026, dalam bentuk pendampingan terhadap proses penyusunan dan penyempurnaan rancangan desain pengajaran. Kegiatan pendampingan tersebut melibatkan Zhafira Azka, Nurisa Fadhilah Salwa, dan Sitti Nurmuthmainnah Isma. Pada tahap ini, hasil pemaparan dan diskusi pada hari pertama ditindaklanjuti melalui penelaahan serta penyesuaian terhadap komponen-komponen desain pengajaran.

Pada Rabu, 29 Juli 2026, kegiatan memasuki sesi ketiga yang menjadi penutup dari seluruh rangkaian FGD. Peserta meninjau kembali hasil pemaparan, diskusi, dan pendampingan yang telah dilaksanakan selama tiga hari. Berbagai tanggapan dan hasil pembahasan kemudian dirangkum sebagai bahan penyempurnaan rancangan desain pengajaran yang dikembangkan oleh tim BRIN.

Melalui kegiatan tersebut, tim BRIN memperoleh rancangan desain pengajaran BIPA yang telah diperkuat melalui pandangan akademik dan proses pendampingan. Rancangan tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pembelajaran BIPA yang kontekstual, tepat guna, dan relevan dengan kebutuhan pemelajar, khususnya dalam memperkenalkan DKI Jakarta sebagai representasi berbagai dinamika dan krisis perkotaan di Indonesia.

Pelaksanaan FGD ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals, khususnya SDGs 4 Quality Education melalui pengembangan model pembelajaran yang berkualitas, inovatif, dan inklusif bagi pemelajar internasional. Selain itu, kolaborasi antara BRIN dan UPI juga mendukung SDGs 17 Partnerships for the Goals dengan memperkuat kemitraan strategis antara lembaga penelitian nasional dan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi pendidikan berbasis riset yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat akademik.

Kegiatan ini juga mencerminkan implementasi nilai-nilai Zona Integritas (ZI) di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia, terutama melalui penguatan budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan akademik. Proses diskusi yang terbuka, berbasis kajian ilmiah, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan menunjukkan komitmen terhadap tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, serta mendukung terwujudnya Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui inovasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.