Bandung, 2026 – Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) sukses menyelenggarakan perhelatan akademik bertaraf internasional tahunannya yang ke-21 dengan tajuk “QUOVADIS”. Quovadis atau mau kemana? merupakan pertanyaan kritis yang selalu dilontarkan sejak seminar ini pertamakali diselesnggarakan tahun 2005. Tahun 2026 ini, acara memadukan dua kegiatan sekaligus yaitu seminar internasional dan pameran seni bertajuk Aesthetic Atmosphere #5. Kedua kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Auditorium Lantai 5 dan lobby Gedung Pascasarjana UPI.
QUOVADIS XXI mengangkat tema “Integrating Arts Studies into Arts Education: Reconnecting Identity, Spirituality, and Technology”. Forum ini bertujuan untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan di antara para pakar, pendidik, mahasiswa, praktisi, dan alumni pendidikan seni tentang isu-isu mutakhir dalam bidang seni, pendidikan seni, dan bidang lain lintas disiplin ilmu seni. Seminar ini juga hadir sebagai ruang kritis untuk menjawab tantangan zaman dalam menghubungkan kembali nilai-nilai identitas budaya, spiritualitas, serta perkembangan teknologi mutakhir ke dalam dunia pendidikan seni abad ke-21.
Melalui seminar ini, Program Studi Pendidikan Seni memfasilitasi para mahasiswa program pendidikan seni sekolah pascasarjana untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuannya dengan para pakar dan alumni. Untuk memperluas cakrawala keilmuan berskala global, seminar ini menghadirkan tiga pembicara utama dari tiga negara yaitu: Dr. Sang Woo Ha, Ph.D. dari Malaysia, Rahul Sharma, M.Pd. dari India, dan Dr. Santiago Paul Erazo Andrade, M.Sn. dari Equador, Amerika Selatan. Rahul Sharma, M.Pd. dan Dr. Santiago adalah alumni Program Studi Pendidikan Seni SPs. UPI.
Kehadiran para akademisi lintas negara tersebut memantik ruang diskusi yang interaktif, baik bagi para peserta yang hadir secara luring di auditorium maupun daring melalui platform zoom. Dalam seminar ini juga 40 mahasiswa program Magister Prodi Pendidikan Seni SPs. UPI dan 5 mahasiswa program sarjana Prodi Pendidikan Seni Tari Fakultas Pendidikan Seni dan Desain UPI mempresentasikan hasil kajian seni Nusantara dan Mancanegara secara paralel. Pemaparan ilmiah para mahasiswa ini secara komprehensif mengintegrasikan luaran mata kuliah kajian seni dengan berbagai disiplin ilmu, mulai dari seni rupa, musik, tari, desain, hingga media baru, yang semuanya dikorelasikan secara harmonis dengan isu-isu dalam seminar internasional.
Kegiatan seminar ini diketuai oleh Dr. Reni Haerani, M.Pd. sedangkan pameran seni Aesthetic Atmosphere #5 dimotori oleh Dr. Tri Karyono, M.Sn. Pameran ini menyajikan karya seni rupa hasil kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni UPI, sebanyak 20 karya seni menampilkan berbagai visualisasi konsep, bentuk, dan kritik estetis yang sarat akan nilai riset artistik kontemporer.

Penyelenggaraan The 21st QUOVADIS ini kembali menegaskan posisi Prodi Pendidikan Seni SPs UPI sebagai pelopor yang konsisten mengawal arah perkembangan, kebijakan, dan inovasi pendidikan seni yang integratif di tingkat nasional dan internasional. Dekan Pascasarjana UPI, Prof. Dr. Juntika, M.Pd. mengucapkan terimakasih kepada narasumber luar negeri dan para mahasiswa serta dosen atas kerjasama yang baik dan konstribusinya dalam seminar internasional dan pameran seni ini.
