Bandung, 6 Juni 2026. Suasana Amphiteater Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berubah menjadi ruang gerak industri kreatif dalam bentuk pameran dan pertunjukan pada tanggal 8 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi hasil pembelajaran mata kuliah Kewirausahaan dan Industri Kreatif melalui rintisan usaha serta penciptaan ruang bisnis secara mandiri oleh mahasiswa. “Seni bukan hanya ekspresi, akan tetapi merupakan bagian dari ekonomi kreatif yang menghidupi.” tegas mahasiswa.
Sebanyak 15 booth usaha milik mahasiswa mata kuliah Kewirausahaan dan Industri Kreatif dibuka untuk umum sebagai bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) yang dirancang berbasis proyek nyata. Di bawah bimbingan Dr. Ayo Sunaryo, M.Pd. dan Dr. Reni Haerani, S.Pd., M.Pd., para mahasiswa tidak hanya mempertanggungjawabkan pemahaman akademisnya, melainkan juga menghadirkan produk dan jasa yang telah siap bersaing di pasar. Setiap booth mewakili identitas kreator dalam bentuk leaflet dan poster yang unik mulai dari desain kostum pertunjukan, penerbitan konten budaya, hingga layanan event organizer berbasis seni.
RAGAM USAHA YANG TAMPIL
| No. | Kategori | Nama Usaha | Penggagas |
| 1 | Edukasi Seni | Dance Movement Cards by Ly-EducArt | Nurliha Sopyani |
| 2 | Aksesori Nusantara | Obi.Nusa | Nur Afifah Lubis |
| 3 | Kostum Pertunjukan | Lagma Kostum | Gizella Nayaska Arifin |
| 4 | Aksesori Tari | Tarahdum Acc | Irvan Herlambang |
| 5 | Dekorasi Artistik | Vara Deco | Zahrah Luthfi K |
| 6 | Kostum Kreatif | Biyoyoh Kostum | Nur Winda Sari |
| 7 | Dekorasi & Souvenir | CB Classic & Balloon’s Bouquet | Bilqis Zainab M |
| 8 | Konten Kreatif Digital | Micinforlyfe | Sabila Yassarah |
| 9 | Produk Kreatif | Mini Manis | Regita Azzahra Komarudin Putri |
| 10 | Fashion Preloved | Prelovednya Mora | Lia Febria K |
| 11 | Konveksi Busana | KonveksiT27 | Amalia Febrianti |
| 12 | Penerbitan | Naraya Publishing | Inke Firdaus |
| 13 | Event Organizer | Barudak Event | Akbar Bagastiar |
| 14 | Hiburan Musik | Amanda Music Entertainment | Amanda Octarina Z |
| 15 | Sanggar Seni | Sanggar Setra Mayang Sekar | Dito Hardiansyah |
Keberagaman usaha yang ditampilkan mencerminkan luasnya spektrum industri kreatif berbasis seni, dari produksi kostum dan aksesori, hingga distribusi konten dan pengelolaan acara.
Salah satu karya dari mereka yaitu Digi Dance Acc telah dipamerkan dalam festival kewirausahaan di Malaysia IMInE 2.0: Ignite Innovation, Inspire Entrepreneurship yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, pada tanggal 12-14 April 2026. Digi Dance Acc mendapat juara 3 Perunggu, Anugerah Gangsa. Digi Dance Acc adalah platform aplikasi digital untuk penyewaan aksesori tari secara online yang dicipta secara kolaboratif oleh Irvan Herlambang, Zahrah Luthfi K, Rijal Fiqrul A, dan Shinta Marina.
Konsep Digi Dance Acc mengadopsi model sharing economy yang mempertemukan pemilik aksesori tari dengan komunitas penari, pelajar seni, dan pelaku pertunjukan yang membutuhkan aksesori tanpa harus membelinya secara permanen. Inovasi ini tidak hanya relevan secara bisnis, tetapi juga menjawab tantangan aksesibilitas dalam ekosistem seni pertunjukan Indonesia yang selama ini bergantung pada kepemilikan fisik kostum dan properti. Pengakuan internasional dari UiTM Malaysia menjadi sinyal kuat bahwa gagasan yang lahir dari ruang kuliah Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana (SPs.) UPI mampu menembus standar inovasi global.
Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Seni SPs. UPI mendorong beberapa mata kuliah untuk mendeseminasikan outputnya dalam bentuk pameran, pertunjukan, talkshow, seminar, festival, serta publikasi pada jurnal lokal, nasional dan internasional. Dengan bimbingan dosen-dosen yang handal dan suasana akademik yang kondusive Prodi Pendidikan Seni SPs. UPI membimbing mahasiswa sepenuh hati untuk mencapai lulusan unggul.

