Skip to content

“SPs UPI Gelar Pengajian tentang Pentingnya Memperbaiki Kualitas Sholat”

  • by

Bandung, 5 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan membangun karakter sivitas akademika, Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan pengajian pada Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi keagamaan sekaligus penguatan pemahaman tentang pentingnya ilmu sholat sebagai fondasi kehidupan seorang muslim.

Kebahagiaan sejati dapat diraih ketika seseorang memahami ilmu agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu ilmu yang sangat penting untuk dipelajari adalah ilmu tentang sholat, karena sholat merupakan tiang agama dan menjadi pondasi utama dalam kehidupan seorang muslim.

Dalam Islam, kita diperintahkan untuk mendirikan sholat, bukan sekadar mengerjakannya. Mendirikan sholat berarti memahami tata cara, bacaan, arti, serta makna yang terkandung di dalam setiap gerakan dan bacaan sholat. Dengan pemahaman tersebut, seorang muslim dapat melaksanakan sholat dengan lebih khusyuk dan menghadirkan hati sepenuhnya di hadapan Allah SWT.

Sholat juga merupakan amalan pertama yang akan dihisab pada hari kiamat. Apabila sholat seseorang baik, maka amalan lainnya akan lebih mudah diperiksa. Sebaliknya, apabila sholatnya kurang baik, maka ia akan menghadapi banyak pertanyaan dan pertanggungjawaban atas ibadah tersebut. Oleh karena itu, memperbaiki kualitas sholat menjadi kewajiban bagi setiap muslim.

Allah SWT menjelaskan bahwa sholat yang dilaksanakan dengan benar akan mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Karena itu, mempelajari ilmu sholat bukan hanya bertujuan untuk menyempurnakan ibadah, tetapi juga untuk membentuk akhlak dan karakter yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

default

Ketika menghadapi berbagai persoalan hidup, seorang muslim dianjurkan untuk kembali kepada Allah melalui sholat dan doa. Sholat menjadi sarana terbaik untuk memohon pertolongan, ketenangan, dan petunjuk dari Allah SWT. Setiap doa yang dipanjatkan akan didengar dan dikabulkan oleh Allah pada waktu dan cara terbaik menurut kehendak-Nya.

Setan yang senantiasa berusaha menghalangi manusia dari kekhusyukan dalam sholat. Berbagai gangguan muncul saat sholat, seperti pikiran yang melayang kepada pekerjaan, urusan dunia, atau kebiasaan bergerak tanpa kebutuhan seperti mengusap wajah dan memandang ke berbagai arah. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan sebelum sholat, serta memperbaiki pemahaman terhadap bacaan dan makna sholat agar lebih mudah mencapai kekhusyukan.

Dalam adzan, terdapat seruan “Hayya ‘alash Shalah” (marilah mendirikan sholat) dan “Hayya ‘alal Falah” (marilah menuju kemenangan). Seruan tersebut mengingatkan bahwa sholat adalah jalan menuju keberhasilan dan kemenangan, baik dalam melawan hawa nafsu maupun godaan setan. Setiap kali adzan berkumandang, Allah mengundang hamba-Nya untuk meraih keberuntungan dan kebahagiaan yang hakiki.

Mempelajari ilmu sholat juga membantu seseorang memperkuat niat ibadahnya. Niat yang benar menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai kekhusyukan. Selain itu, seorang muslim akan memahami rukun dan fardhu sholat dengan baik, termasuk kewajiban membaca Surat Al-Fatihah yang menjadi inti dari setiap rakaat sholat.

Surat Al-Fatihah mengandung banyak pelajaran berharga tentang keimanan, ketundukan kepada Allah, pengharapan akan rahmat-Nya, serta permohonan petunjuk menuju jalan yang lurus. Melalui pemahaman terhadap makna Al-Fatihah, seorang muslim dapat lebih menghayati setiap bacaan dalam sholat sehingga ibadah yang dilakukan menjadi lebih bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mari mulai memperbaiki kualitas sholat kita. Ketika menghadapi masalah, memiliki kebutuhan, atau menginginkan sesuatu yang baik, segeralah mendirikan sholat dan berdoa kepada Allah SWT. Dengan memahami ilmu sholat dan mengamalkannya dengan sungguh-sungguh, insya Allah kita akan memperoleh ketenangan hati, keberkahan hidup, serta kebahagiaan dunia dan akhirat.

default

Penyelenggaraan pengajian ini sejalan dengan komitmen SPs UPI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDGs 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter, pendidikan nilai, dan literasi keagamaan yang menjadi bagian penting dari pembentukan sumber daya manusia yang unggul. SDGs 3: Good Health and Well-Being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pembinaan spiritual yang dapat meningkatkan ketenangan batin, kesehatan mental, serta kesejahteraan psikologis sivitas akademika. SDGs 16: Peace, Justice and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan nilai-nilai integritas, moralitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari.

Melalui kegiatan pengajian ini, SPs UPI berharap dapat terus menumbuhkan budaya akademik yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual, sehingga mampu melahirkan insan akademik yang berkarakter, berintegritas, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan berkelanjutan.