Skip to content

“Sosialisasi Program Studi Magister Pendidikan Guru dalam rangka tindak lanjut penyelenggaraan kerja sama Pendidikan Pascasarjana dengan Baznas dan PGRI Kabupaten Bandung”

  • by

Bandung, – 27 April 2026 – Kegiatan sosialisasi Program Studi Magister Pendidikan Guru (MPG) yang diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana UPI bersama PGRI Kabupaten Bandung dan Baznas Kabupaten Bandung pada Senin, 27 April 2026, menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pendidikan pascasarjana bagi para guru. Bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Bandung, kegiatan ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dengan dihadiri oleh unsur pimpinan SPs UPI, pengurus PGRI, serta perwakilan guru dari berbagai wilayah.

Acara dibuka secara resmi dan diawali dengan sambutan dari Wakil Ketua I PGRI Kabupaten Bandung, M. Yusuf Sukandar, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Karir dan Profesi Guru. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya antara SPs UPI dan Baznas Kabupaten Bandung, khususnya dalam penyediaan beasiswa studi lanjut bagi guru. Dengan jumlah anggota PGRI Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 12.000 orang—yang sebagian besar merupakan guru—program ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas melalui diseminasi informasi ke seluruh cabang PGRI.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Kemitraan SPs UPI, Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikolog, menyampaikan komitmen SPs UPI dalam menghadirkan program pendidikan berkualitas. Ia menjelaskan bahwa Program Studi Magister Pendidikan Guru saat ini tengah dalam proses reakreditasi menuju predikat unggul, serta memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan kelas kerja sama, baik pada jenjang magister maupun doktor. Selain itu, dipaparkan pula mekanisme pendaftaran melalui jalur kerja sama, termasuk aspek administratif, teknis pembelajaran, dan skema pembiayaan.

Paparan utama mengenai profil Program Studi Magister Pendidikan Guru disampaikan oleh Ketua Prodi, Prof. Dr. Nandang Rusmana, M.Pd. Ia menekankan keunggulan program, di antaranya capaian lulusan yang mampu menyelesaikan studi dalam waktu relatif singkat dengan prestasi akademik tinggi. Sistem pembelajaran dirancang fleksibel melalui pendekatan hybrid, sehingga memungkinkan para guru tetap menjalankan tugas mengajar tanpa terganggu oleh aktivitas perkuliahan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses pendaftaran, seleksi, jadwal penerimaan, cakupan beasiswa, hingga mekanisme perizinan belajar. Penjelasan lebih rinci terkait skema beasiswa disampaikan oleh Dr. Rama Wijaya Abdul Rozak, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan dukungan Baznas Kabupaten Bandung dalam membantu pembiayaan studi para guru terpilih.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana sosialisasi akademik, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui penyediaan akses pendidikan lanjutan bagi guru, program ini berperan dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik yang pada akhirnya berdampak pada mutu pendidikan secara keseluruhan. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan lembaga zakat juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dengan membangun sinergi lintas sektor dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak guru di Kabupaten Bandung yang mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi ke jenjang magister, sehingga mampu meningkatkan kompetensi profesional dan berkontribusi lebih luas dalam dunia pendidikan.