Foto Bersama Dekan, Wakil dekan, Ketua Program Studi, serta Satuan Kendali Mutu Sekolah Pascasarjana di Gedung Partere (Dok Satuan Kendali Mutu)
Bandung, 7-9 April 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Penjaminan Mutu dan Pemeringkatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi QS Ranking yang berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (7–9 April 2026), bertempat di Ruang Rapat Partere UPI. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Universitas, Dekan, Wakil dekan, Ketua Program Studi, serta Satuan Kendali Mutu dari seluruh fakultas dan kampus daerah.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis UPI dalam memperkuat posisi dan meningkatkan capaian pemeringkatan internasional, khususnya dalam skema QS World University Ranking (QS WUR) dan QS WUR by Subject. Dalam forum ini, peserta mendapatkan pemaparan komprehensif terkait metodologi QS Ranking, pengelolaan data, serta evaluasi kinerja pemeringkatan UPI dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam pemaparannya, Divisi Pemeringkatan menekankan bahwa pencapaian universitas berkelas dunia sangat ditentukan oleh kualitas dan reputasi akademik yang diakui secara global. Hal ini mencakup produktivitas riset yang berdampak internasional, reputasi akademik dan lulusan, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat global.
Data performa menunjukkan bahwa UPI terus mengalami dinamika positif dalam pemeringkatan, khususnya pada bidang Education and Training yang secara konsisten menempati peringkat pertama di Indonesia dan menunjukkan peningkatan signifikan pada level global. Selain itu, capaian pada QS Asia University Ranking juga menunjukkan tren peningkatan yang mencerminkan penguatan daya saing UPI di kawasan Asia.
Secara khusus, Sekolah Pascasarjana UPI turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan ini pada Rabu tanggal 8 April 2026, sebagai bagian dari sesi koordinasi antar unit yang membahas kontribusi program studi pascasarjana terhadap peningkatan indikator QS Ranking.
Rapat koordinasi ini juga membahas strategi peningkatan indikator utama QS Ranking, seperti reputasi akademik, reputasi lulusan di mata industri, jumlah publikasi ilmiah terindeks, sitasi, serta kolaborasi internasional. Setiap fakultas dan unit kerja didorong untuk menyusun langkah konkret berbasis data guna meningkatkan kontribusi terhadap indikator-indikator tersebut.
Melalui kegiatan ini, UPI menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi sebagai Universitas Berkelas Dunia (World Class University) yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), antara lain:
- SDGs 4 (Quality Education) melalui peningkatan mutu pendidikan tinggi dan daya saing global lulusan,
- SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan reputasi lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.
- SDGs 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan riset dan inovasi berbasis publikasi internasional, serta
- SDGs 17 (Partnerships for the Goals) melalui peningkatan kolaborasi global dengan akademisi dan dunia industri.
Dengan sinergi seluruh unit kerja, termasuk Sekolah Pascasarjana, diharapkan UPI mampu meningkatkan reputasi dan visibilitasnya di tingkat global, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan.




