
Bandung, 22 Desember 2025
Dr. M. Dimas Yudi Witjaksono berhasil meraih gelar doktor pada Program Studi Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Graffiti Lampung Street Art sebagai Ekspresi Budaya Masyarakat Urban Bandar Lampung” dalam sidang promosi doktor yang diselenggarakan di Bandung.
Disertasi tersebut tercatat sebagai disertasi doktoral pertama di Indonesia yang secara khusus mengkaji graffiti dalam perspektif seni, dengan pendekatan seni rupa, budaya visual, dan studi sosial urban. Kajian ini menempatkan graffiti sebagai fenomena seni urban yang memiliki dimensi estetika, kultural, dan sosial, sekaligus sebagai medium ekspresi kreatif dan representasi identitas masyarakat perkotaan.
Dalam penelitiannya, Dr. Dimas mengkaji perkembangan praktik graffiti di Bandar Lampung sebagai bagian dari dinamika budaya urban. Studi ini mencakup analisis karakter visual karya, peran aktor komunitas, serta hubungan graffiti dengan ruang publik sebagai arena ekspresi budaya. Melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan observasi lapangan, studi visual, dan analisis praktik komunitas, disertasi ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai posisi graffiti dalam wacana seni rupa kontemporer Indonesia.
Promotor disertasi, Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D., menyatakan bahwa penelitian tersebut memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kajian seni urban di Indonesia. “Disertasi ini menunjukkan bahwa graffiti dapat dikaji secara akademik sebagai praktik seni yang memiliki nilai estetika dan sosial. Penelitian ini membuka ruang baru bagi pengembangan studi seni urban dalam konteks pendidikan seni di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. M. Dimas Yudi Witjaksono menuturkan bahwa penelitiannya bertujuan memperluas pemahaman mengenai graffiti sebagai bagian dari budaya visual masyarakat urban. “Saya berharap kajian ini dapat menjadi rujukan bagi pengembangan studi seni jalanan di Indonesia serta mendorong apresiasi yang lebih luas terhadap praktik seni urban sebagai bagian dari dinamika budaya kontemporer,” tuturnya.

Sidang promosi doktor dipimpin oleh Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. H. Juntika Nurihsan, M.Pd. Tim pembimbing terdiri atas Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D. sebagai Promotor, Dr. Tri Karyono, M.Sn. sebagai Ko-Promotor, dan Prof. Dr. Nanang Ganda Prawira, M.Sn. sebagai anggota. Bertindak sebagai penguji adalah Dr. Drs. Riksa Belasunda, S.ST., M.Ds. sebagai Penguji I dan Prof. Dr. Zakarias S. Soeteja, M.Sn. sebagai Penguji II.
Secara akademik, disertasi ini memperkaya pengembangan kajian seni urban di Indonesia dengan memperluas diskursus mengenai seni jalanan dalam perspektif pendidikan seni dan budaya visual. Temuan penelitian berpotensi menjadi rujukan bagi pengembangan kurikulum pendidikan seni, penelitian lanjutan di bidang budaya urban, serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap seni sebagai bagian dari dinamika sosial kontemporer. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendorong penelitian inovatif yang relevan dengan perkembangan seni dan budaya masa kini, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis praktik seni dan kajian interdisipliner.