Skip to content

SPs UPI dan BRIN Bahas Roadmap Program Kolaborasi dan PKS melalui Platform Zoom

  • by

Bandung, 3 November 2025

Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar pertemuan virtual melalui platform Zoom untuk membahas roadmap Program Kolaborasi dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi awal pada 17 Oktober 2025, sekaligus langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara UPI dan BRIN dalam pengembangan riset unggulan nasional serta program Doctor by Research.

Diskusi dipimpin oleh Kepala Pusat Riset (PR) Pendidikan, Dr. Trina Fizzanty, bersama seluruh Tim Program PR Pendidikan serta para Ketua Kelompok Riset di bawah PR Pendidikan. Dari pihak Sekolah Pascasarjana UPI, hadir Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dan koordinator unit pendukung kerja sama nasional dan internasional. Dalam sambutannya, Dekan SPs, Prof. Juntika, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari amanat Rencana Strategis SPs untuk menjadi lembaga terdepan dalam riset unggul dan kolaborasi akademik berskala nasional maupun internasional. Ia menegaskan bahwa SPs memiliki rekam jejak kolaborasi dengan BRIN, yang telah diwadahi dalam MoU sebelumnya.

Wakil Dekan I SPs, Prof. Ade Gafar Abdullah, menekankan pentingnya adanya kesepakatan mendasar mengenai sinergi topik penelitian yang dapat diakses oleh calon mahasiswa Doctor by Research. Beliau menambahkan bahwa riset-riset di SPs UPI untuk periode 2026–2030 diarahkan pada tema-tema strategis seperti digitalisasi dan industri 4.0, keterampilan masa depan (future skills), pendidikan berkelanjutan (green & sustainable TVET), inklusivitas, kompetensi guru, serta ketahanan karakter di era digital.

Di sisi lain, BRIN menegaskan kesiapan untuk mendukung mahasiswa dalam skema kolaboratif, termasuk penyediaan co-promotor, riset asisten, dan penempatan mahasiswa di pusat riset tematik. Saat ini, terdapat 11 calon mahasiswa BRIN yang akan menempuh studi di UPI (9 di SPs dan 2 di FIP) melalui jalur kolaborasi ini.

Melalui proses brainstorming, kedua institusi sepakat untuk memulai kerja sama dalam empat kluster riset utama, yaitu:
1. Digital dan Artificial Intelligence dalam Pendidikan
2. Pendidikan Karakter dan Talenta
3. Pendidikan Berkelanjutan
4. Etnopedagogi dan Kearifan Lokal

Ketua Kluster Pendidikan Karakter dan Talenta BRIN, Dr. Shiyamu Manurung, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya soal transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membangun ekosistem riset yang berakar pada nilai-nilai sosial, spiritual, dan budaya bangsa Indonesia. “Hubungan BRIN dan UPI harus berorientasi pada solusi nasional yang bersumber dari kekayaan kearifan lokal,” ujarnya.

Langkah Konkret Menuju PKS

Ketua Kelompok Riset Etno-Neuro Pedagogi BRIN, Dr Deni Hadiana, menyampaikan bahwa penyusunan PKS merupakan langkah cepat untuk mengimplementasikan kolaborasi riset dan pendidikan. Tim penyusunan PKS terdiri atas perwakilan tim kedua institusi yang akan menuntaskan draf dalam waktu dekat.

—– Koordinator IPE SPs UPI