Malaysia, 27 – 30 Juni 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia kembali memperluas jejaring akademik internasionalnya. Empat dosen UPI melaksanakan rangkaian kegiatan kerja sama di tiga institusi mitra di Malaysia pada 27 s.d. 30 Juli 2026. Kegiatan kerja sama ini merupakan bagian dari penelitian hibah Skim QS Ranking (RQS) yang bertujuan memperkuat reputasi global UPI, khususnya pada QS World University Ranking (QS WUR) dan THE Impact Ranking.
Tiga dosen dari Program Studi Pendidikan Seni dan seorang dosen dari Program Studi BIPA Sekolah Pascasarjana (SPs) UPI yang terdiri dari Dr. Diah Latifah, M.Pd., Prof. Juju Masunah, M.Hum., Ph.D., Dr. Taswadi, M.Sn., dan Dr. Suci Sundusiah, M.Pd mengimplementasikan kerjasama UPI dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Syah Alam, Selangor, dan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) di Tanjong Malin, Negeri Perak.

Tiga Rangkaian Kegiatan
Di SIKL, Dr. Diah Latifah, M.Pd. mendampingi latihan paduan suara siswa kelas 2 SMA yang melibatkan 221 siswa, dengan 30 di antaranya menjadi sampel penelitian. Selain itu, tiga dosen menggelar pula workshop peningkatan kompetensi pedagogik bagi 10 guru seni budaya dari bidang seni tari, seni rupa, dan bahasa. Kemudian, penandatanganan Implementation Arrangement (IA) sebagai tindak lanjut nota kesepahaman yang telah ada.
Di UiTM, keempat dosen tampil sebagai narasumber dalam International Guest Lecture Series 2026 bertema “Innovation in Arts, Literature, Culture and Creative Practices: Global Perspectives in Higher Education“, yang digelar Fakulti Filem, Teater dan Animasi (FITA) UiTM, Puncak Perdana. Prof. Juju Masunah membahas praktik inovatif dalam tari, Dr. Diah Latifah mengangkat kreativitas musik, Dr. Suci Sundusiah menyoroti sastra lintas budaya, dan Dr. Taswadi memaparkan praktik seni rupa kontemporer. Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi kerja sama riset, publikasi bersama, pengajaran kolaboratif, hingga program pertukaran mahasiswa, serta penandatanganan IA mengenai Visiting Lecture antara UPI dan UiTM.
Di UPSI, tim dosen UPI berkolaborasi dengan dosen UPSI yang juga Dekan Faculti Muzik dan Seni Persembahan, Dr. Mohammad Fazli Taib bin Saearani, untuk menggelar workshop Arts Integrated Learning berbantuan kecerdasan buatan (AI). Kegiatan ini diikuti 69 mahasiswa semester 3 Program Diploma 3 Seni Persembahan. Diskusi rencana riset matching fund dan publikasi ilmiah bersama turut digelar, diakhiri dengan penandatanganan IA antara UPI dan UPSI.

Hasil Konkret bagi IKU dan Peringkat QS
Dari seluruh rangkaian kegiatan, dihasilkan tiga dokumen Implementation Arrangement dengan SIKL, UiTM, dan UPSI, serta data penelitian hibah RQS UPI yang diketuai Dr. Diah Latifah, M,Pd.. Capaian ini memberi dampak langsung terhadap sejumlah Indikator Kinerja Utama (IKU) UPI, di antaranya IKU kegiatan dosen di luar kampus, IKU rekognisi internasional, IKU kerja sama internasional, IKU publikasi internasional bereputasi, serta IKU terkait mahasiswa dan lulusan melalui terbukanya peluang magang internasional.
Untuk mendukung pemeringkatan internasional, kegiatan ini juga berhasil mengidentifikasi calon responden survei Academic Reputation dari UiTM dan UPSI, serta calon responden Employer Reputation dari institusi mitra. Selain itu, telah dirintis pula rencana co-authorship dan joint research internasional yang ditargetkan menghasilkan artikel bereputasi Scopus atau Web of Science (WoS), sekaligus membuka peluang joint supervision dan colaborative Teaching dengan UiTM dan UPSI.
Melalui kegiatan ini, UPI menegaskan komitmennya memperluas kiprah internasional di bidang seni, sastra, dan budaya, sekaligus memperkokoh langkah menuju peningkatan reputasi akademik global pada QS World University Ranking dan THE Impact Ranking.

Kegiatan kolaborasi internasional ini selaras dengan komitmen Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals , khususnya SDG 4 Quality Education melalui penguatan mutu pendidikan tinggi, inovasi pembelajaran berbasis seni dan kecerdasan buatan, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam lingkungan akademik global. Selain itu, kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di Malaysia mencerminkan implementasi SDG 17 Partnerships for the Goals melalui penguatan jejaring internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan sumber daya manusia. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas riset dan inovasi yang mendukung daya saing UPI di tingkat internasional serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan berkelanjutan.
Pelaksanaan kerja sama internasional ini juga mencerminkan implementasi nilai-nilai Zona Integritas (ZI) di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia melalui tata kelola kerja sama yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil. Penyusunan serta penandatanganan Implementation Arrangement (IA), pengembangan riset kolaboratif, dan perluasan jejaring akademik internasional menjadi wujud komitmen UPI dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, serta mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang unggul menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui kolaborasi yang berlandaskan prinsip good university governance, UPI terus memperkuat reputasi sebagai perguruan tinggi yang inovatif, terpercaya, dan berdaya saing global.
