Skip to content

“Peresmian Biopori dan Kebun Anggur SPs UPI: Wujud Nyata Kampus Hijau dan Berkelanjutan”

  • by

Bandung, 4 Juni 2026 – Dalam upaya mendukung implementasi program GreenMetric World University Rankings serta mewujudkan lingkungan kampus yang hijau, berkelanjutan, dan ramah lingkungan, Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan Peresmian Biopori dan Kebun Anggur SPs UPI di lingkungan kampus SPs UPI.

Kegiatan yang berlangsung di halaman belakang Gedung SPs UPI ini menjadi bagian dari komitmen Sekolah Pascasarjana UPI dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan kampus melalui berbagai program konservasi dan pengembangan ruang terbuka hijau. Peresmian biopori dan kebun anggur tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghijauan, tetapi juga menjadi media edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Prof. Dr. Juntika, M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun kesadaran lingkungan di kalangan sivitas akademika sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menciptakan kampus yang berkelanjutan. Beliau juga mengapresiasi berbagai inisiatif yang dilakukan SPs UPI dalam mendukung program penghijauan dan pelestarian lingkungan kampus.

default

Selanjutnya, Dr. H. Purnawan, S.Pd., M.T. memberikan pemaparan mengenai konsep, manfaat, dan pengelolaan biopori serta kebun anggur. Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bahwa biopori merupakan teknologi sederhana yang berfungsi meningkatkan resapan air ke dalam tanah, mengurangi risiko genangan, serta mendukung pengolahan sampah organik secara ramah lingkungan. Sementara itu, pengembangan kebun anggur menjadi salah satu bentuk optimalisasi ruang hijau produktif yang tidak hanya memperindah lingkungan kampus, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran dan edukasi bagi sivitas akademika.

Program biopori diharapkan dapat membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi potensi genangan, serta mendukung pengelolaan sampah organik secara lebih efektif. Di sisi lain, kebun anggur yang dikembangkan di lingkungan kampus menjadi simbol pemanfaatan ruang hijau produktif yang memberikan manfaat ekologis, edukatif, dan estetis bagi lingkungan kampus.

Kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika SPs UPI. Sebagai penutup rangkaian acara, doa dipimpin oleh Prof. Dr. Juntika, M.Pd. sebagai ungkapan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan sekaligus harapan agar program biopori dan kebun anggur dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan kampus.

Melalui kegiatan ini, SPs UPI menunjukkan dukungannya terhadap pencapaian indikator GreenMetric, khususnya pada aspek pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan kampus. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan upaya Universitas Pendidikan Indonesia dalam membangun budaya kampus yang peduli terhadap lingkungan serta berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Daratan).

Melalui peresmian ini, SPs UPI berharap dapat menginspirasi seluruh sivitas akademika untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengembangkan berbagai inovasi yang mendukung terwujudnya kampus yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.