Foto Bersama Perwakilan Pimpinan Guangxi Normal University, Pimpinan Akademik Guangxi Normal University, dan Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Kemitraan SPs, Koordinator IPE serta Perwakilan Ketua Prodi dan GKM (Dok Koordinator IPE SPs)
Delegasi dari Guangxi Normal University dipimpin oleh Fan Wenji selaku Vice Director Office of International Cooperation and Exchanges sekaligus Vice Dean College of International Culture and Education, didampingi oleh sejumlah pimpinan akademik, antara lain Liu Yuanjie (Deputy Head of the Department of Education), Zhou Lousheng (Dean School of Music), Xie Qing (Vice Dean School of Design), serta Rocky (Teacher, College of International Culture and Education).
Dari pihak SPs UPI, hadir Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Kemitraan Dr. Tina Hayati Dahlan, M.Pd., Psikolog, Koordinator IPE R. Dian Dia-an Muniroh, Ph.D., Ketua Pendidikan BIPA Dr. Nuny Sulistiany Idris, serta GKM Program Studi Pendidikan Seni Dr. Rita Milyartini. Turut hadir pula perwakilan pimpinan fakultas lain di lingkungan UPI.
Dalam sambutannya, Direktur DKUI UPI menegaskan bahwa kerja sama antara UPI dan Guangxi Normal University masih aktif dan memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Hal ini menjadi dasar penting bagi penjajakan program kolaboratif yang lebih konkret.
Sementara itu, Fan Wenji menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari UPI. Ia memperkenalkan profil Guangxi Normal University sebagai institusi dengan tiga kampus utama, fasilitas modern, termasuk dua museum, serta dukungan bagi mahasiswa internasional melalui penyediaan asrama di Kampus Yucai. Saat ini, universitas tersebut memiliki 13 program doktoral dan 56 program magister.
Lebih lanjut, pihak Guangxi Normal University menyatakan minat kuat untuk mengembangkan kerja sama, khususnya dalam bidang pertukaran mahasiswa jangka pendek selama 1–2 semester. Fakultas Desain dan Fakultas Musik menjadi unit yang secara khusus membuka peluang bagi mahasiswa UPI untuk mengikuti program studi lanjutan maupun pertukaran akademik. Selain itu, peluang bagi dosen UPI untuk melanjutkan studi doktoral di Guangxi juga menjadi salah satu opsi yang ditawarkan.
Dalam sesi diskusi, SPs UPI melalui Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Kemitraan memaparkan karakter multidisipliner program-program yang dimiliki SPs. Sejumlah inisiatif kolaborasi ditawarkan, antara lain penyelenggaraan summer course, international festival, keterlibatan external examiner, riset bersama, pengabdian kepada masyarakat, public lecture, visiting professor, hingga seminar dan workshop internasional yang direncanakan berlangsung pada Juli mendatang. Selain itu, pengembangan kelas kolaboratif juga menjadi salah satu agenda yang diusulkan.
Menanggapi berbagai tawaran tersebut, pihak Guangxi Normal University menunjukkan ketertarikan khusus pada pengembangan riset kolaboratif sebagai langkah awal kerja sama yang lebih berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring internasional Universitas Pendidikan Indonesia, khususnya melalui peran aktif Sekolah Pascasarjana dalam menginisiasi program-program kolaboratif yang berdampak global. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.




