Skip to content

“Persiapan Akreditasi Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Pendidikan Guru, dan Pariwisata(Quality Education SDGs 4)”

  • by

Dekan SPs memberikan arahan dalam kegiatan persiapan akreditasi (Dok Tim Humas & Publikasi)

Bandung, 30 Maret 2026 — Upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi terus diperkuat melalui kegiatan persiapan akreditasi Program Studi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Pendidikan Guru, serta Pariwisata yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 1. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menghadapi proses akreditasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pencapaian indikator kinerja unit serta Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Sekolah Pascasarjana, tim satuan kendali mutu, kaprodi atau GKM dari masing-masing program studi, dan kepala seksi akademik dan kemahasiswaan kepala seksi administrasi umum dan sumber daya. Diskusi berlangsung aktif dengan menitikberatkan pada kesiapan dokumen akreditasi, evaluasi capaian kinerja tridarma perguruan tinggi, serta penyusunan strategi peningkatan mutu yang terukur dan berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, masing-masing program studi menyampaikan progres persiapan akreditasi yang telah dilakukan, termasuk penguatan kurikulum, peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi dalam proses pembelajaran. Seluruh aspek tersebut menjadi indikator penting dalam penilaian akreditasi sekaligus berkontribusi langsung terhadap capaian indikator kinerja unit, seperti peningkatan kualitas lulusan, publikasi ilmiah, serta tata kelola yang akuntabel.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sistematis dalam memastikan ketercapaian target kinerja unit yang telah ditetapkan. Akreditasi yang unggul diharapkan mampu meningkatkan reputasi institusi, memperkuat kepercayaan publik, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

Selain sebagai proses administratif, persiapan akreditasi dimaknai sebagai momentum refleksi dan transformasi kualitas pendidikan. Hal ini sejalan dengan komitmen institusi dalam mendukung SDGs melalui penyelenggaraan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi masa depan.

Dengan sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tercapainya akreditasi yang optimal sekaligus memperkuat pencapaian indikator kinerja unit secara berkelanjutan.