
Sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG), Program Studi PPG Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan kegiatan benchmarking ke Program Studi PPG Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 09.30–12.00 WIB, bertempat di Gedung PPG UPI Lantai 4.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PPG UNM ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, dan staf penting dari kedua belah pihak. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. Dalam sambutannya, Prof. Juntika menyampaikan apresiasi atas inisiasi PPG UNM dan menegaskan alasan utama Rektorat UPI mempercayakan pengelolaan PPG kepada SPs UPI, yakni karena status prodi banyak yang unggul, riset yang berdampak, serta dukungan terhadap publikasi di jurnal internasional bereputasi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh PPG UNM ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, dan staf penting dari kedua belah pihak. Acara dibuka dengan sambutan oleh Dekan Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd. Dalam sambutannya, Prof. Juntika menyampaikan apresiasi atas inisiasi PPG UNM dan menegaskan alasan utama Rektorat UPI mempercayakan pengelolaan PPG kepada SPs UPI, yakni karena status prodi banyak yang unggul, riset yang berdampak, serta dukungan terhadap publikasi di jurnal internasional bereputasi.
Beliau juga menyoroti berbagai capaian PPG UPI, antara lain program peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa seperti Paper Camp Penulisan Artikel Jurnal Internasional, serta berbagai workshop penguatan kompetensi guru pamong dan alumni. Selain itu, Prof. Juntika menambahkan bahwa PPG UPI telah menjalin kerja sama penelitian dengan Leiden University, yang menjadi salah satu bentuk internasionalisasi program.
Sesi berikutnya diisi dengan sambutan dari pihak UNM yang disampaikan oleh Dr. Tangsi, M.Sn., selaku Ketua Program Studi sekaligus Koordinator PPG UNM. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk belajar langsung dari PPG UPI terkait pengelolaan program dan strategi peningkatan akreditasi. Saat ini, PPG UNM berstatus “A” dan menargetkan peningkatan menjadi “Unggul” melalui dukungan dana revitalisasi dari universitas.
“Pendidikan di Indonesia kiblatnya ada di UPI,” ujar Dr. Tangsi, seraya menjelaskan alasan pihaknya memilih UPI sebagai mitra belajar. Beliau hadir bersama tim yang terdiri atas Dr. Ahmad Syawaluddin, S.Kom., M.Pd. (Sekretaris PPG), Dr. Ahmad Zaki, S.Si., M.Si. (Kepala Laboratorium dan Workshop), Prof. Dr. Syafruddin Side, M.Si. (Dosen Bidang Studi), serta perwakilan staf akademik, kemahasiswaan, gugus mutu, administrator, dan pengurus alumni PPG UNM.
Dari pihak UPI, hadir jajaran lengkap penyelenggara PPG, yaitu Prof. Dr. Asep Herry Hernawan, M.Pd. (Ketua Prodi PPG), Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed. (Sekretaris Prodi PPG), Prof. Dr. Neti Budiwati, M.Si., Dr. Ai Nurhayati, M.Si., serta para koordinator unit pendukung SPs UPI: Prof. Dr. Cica Yulia, S.Pd., M.Si. dan Dr. Yanti Heriyawati, S.Pd., M.Hum. (Satuan Kendali Mutu), R. Dian Dia-an Muniroh, Ph.D. (International Partnerships and Education), dan Dr. Rita Anggorowati, M.Pd. (Advanced Learning Hub).

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Samaantara PPG UPI dan PPG UNM sebagai bentuk komitmen kedua institusi untuk melanjutkan kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan peningkatan mutu program.
Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Prof. Asep Herry Hernawan. Diskusi berjalan hangat dengan topik seputar tata kelola program, mekanisme kendali mutu, pelibatan lintas fakultas, peran alumni, skema pembiayaan, serta pengadaan fasilitas pembelajaran. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Asep juga menyampaikan beberapa rencana pengembangan PPG UPI ke depan, termasuk pencapaian akreditasi internasional, pelaksanaan Paper Camp tahap lanjutan untuk 60 dosen, pelatihan bagi 380 guru pamong dan alumni, serta pengembangan kompetensi dalam bidang kecerdasan buatan dan coding. Selain itu, Prof. Asep mengungkapkan bahwa PPG UPI sedang mengkaji kemungkinan penyelenggaraan PPG Mandiri. Seluruh kegiatan ini ditopang oleh fasilitas yang memadai, termasuk gedung khusus PPG dengan lima laboratorium microteaching.
Di akhir acara, rombongan UNM berkesempatan untuk meninjau langsung fasilitas Gedung PPG UPI, termasuk ruang-ruang laboratorium dan pusat pembelajaran. Kegiatan benchmarking ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk saling belajar dan memperkuat sinergi dalam mencetak guru profesional yang unggul dan berdaya saing global.
—
R. Dian Dia-an Muniroh
Koordinator IPE SPs UPI