
Ini penampilan tari Bamboo Breath (Sanghyang Awi) karya Ayo Sunaryo, Dosen Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI dalam Busan Performing Arts Festival (BPAF) pertama. Sebuah festival yang diselenggarakan oleh Geumjeong Foundation for Arts & Culture pada tanggal 26-28 September 2025. Hadir pula Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. Yudi Sukmawadi, M. Pd. Dan kerjasama pun dibangun dengan Penandatanganan MoU dengan Yayasan tersebut.
Tari “Bamboo Breath” UPI Tampil Memukau di Busan Performing Arts Festival 2025
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional melalui penampilan tari Bamboo Breath (Sanghyang Awi), karya Ayo Sunaryo, Dosen Pendidikan Seni Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) UPI. Karya ini ditampilkan dalam Busan Performing Arts Festival (BPAF) pertama, yang berlangsung pada 26–28 September 2025 dan diselenggarakan oleh Geumjeong Foundation for Arts & Culture, Korea Selatan.
Pertunjukan tari yang memadukan kekuatan ekspresi gerak dengan kekayaan instrumen bambu tersebut berhasil memikat perhatian penonton internasional. Kehadiran UPI dalam festival bergengsi ini menjadi bukti komitmen dalam mengembangkan seni pertunjukan yang berakar pada budaya lokal namun mampu bersuara di panggung dunia.
Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Prof. Dr. Yudi Sukmawadi, M.Pd. yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya internasionalisasi seni dan budaya Indonesia. Momentum ini juga menjadi langkah penting dalam membangun jejaring global, ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UPI dengan Geumjeong Foundation for Arts & Culture.
Partisipasi UPI di BPAF 2025 sekaligus memperkuat visi universitas sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan Quality Education (SDG 4), Sustainable Cities and Communities (SDG 11), dan Partnerships for the Goals (SDG 17). Melalui seni, UPI berupaya membangun jembatan lintas budaya yang memperkaya dialog internasional.

