
Bandung, 8 September 2025 – Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (SPs UPI) menyelenggarakan Guest Lecture dengan menghadirkan Prof. Rachelle Lintao dari University of Santo Tomas, Manila. Kuliah tamu ini mengangkat tema “Safeguarding Young Voices: The Méndez Principles and Child Interviewing” yang berlangsung di Meeting Room lantai 6 Gedung SPs UPI, serta disiarkan secara daring melalui Zoom.
Dalam pemaparannya, Prof. Lintao menekankan pentingnya penerapan Prinsip Méndez dalam praktik wawancara anak, yang menempatkan kepentingan terbaik anak serta perlindungan hak-haknya sebagai prioritas utama. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendorong pendekatan hukum, pendidikan, dan sosial yang lebih berperspektif hak anak.
Kegiatan ini selaras dengan komitmen UPI terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): memastikan bahwa praktik akademik dan penelitian berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, termasuk dalam pendekatan linguistik forensik dan perlindungan anak.
- SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh): mendukung upaya perlindungan anak dalam sistem hukum serta pengembangan wawancara yang etis dan berkeadilan.
- SDG 10 (Berkurangnya Ketidaksetaraan): memberikan perhatian pada suara kelompok rentan, khususnya anak, agar hak-hak mereka tidak diabaikan dalam proses hukum maupun sosial.
Melalui Guest Lecture ini, sivitas akademika SPs UPI diajak untuk tidak hanya memperkaya pengetahuan dalam bidang linguistik, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan agenda global pembangunan berkelanjutan.
✨ Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UPI untuk memperkuat peran akademik dalam mendukung perlindungan anak, keadilan sosial, dan terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.