Magister Pendidikan Bahasa Sunda

Informasi Umum

Status                                     :  Aktif

Perguruan Tinggi                    :  Universitas Pendidikan Indonesia

Kode Program Studi                :  88102

Nama Program Studi              :  Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda

Tanggal Berdiri                       :  23 Juli 2008

SK Penyelenggaraan               :  4362/H40/pp/2008

Tanggal                                   :  2008-07-23

Rasio Dosen: Mahasiswa        :  1 : 8.5

Alamat                                    :  Gd. Sekolah Pascasarjana Lt. 1

   Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung

Kode Pos                                  :  Bandung 40154

Email                                       :  s2.sunda.upi@gmail.com

                                                   S2bahasabudayasunda@upi.edu

Website                                   :  sps.upi.edu

                                                   http://sunda.sps.upi.edu

Gelar Lulusan                          :  M.Pd. (Magister Pendidikan)

Lama Studi                              :  2 tahun (4 semester)

Jumlah SKS                              :  42 SKS

Syarat Kelulusan                     :  IPK Minimal 2,75, Lulus TOEFL minimal 450, artikel jurnal atau

   prosiding nasional, sertifikat seminar nasional

Program Magister (S-2) Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda

     SPs Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) merupakan program studi master pertama di Nusantara yang mencantumkan bahasa daerah sebagai nama prodi. Prodi ini dimulai dengan adanya Surat Persetujuan dari Senat Akademik No. 070/SenatAkd/UPI-TU/VI/2008 tanggal 23 Juni 2008, yang diikuti dengan turunnya SK Rektor UPI No. 4362/H40/PP/2008 tanggal 23 Juli 2008 dengan Nomor Pangkalan Data PT 88102.

     Program Magister Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda secara konsisten dan berlanjut mengimplementasikan berbagai pengembangan pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda sebagai upaya mendukung program UPI sebagai institusi yang berfokus pada pendidikan.  Gelar Magister pada Program studi ini secara konstiten mengacu pada kebijakan dan program UPI, baik aspek akademik maupun non-akademik. Juga secara aktif menanggapi berbagai perkembangan dan kebutuhan masyarakat dalam lingkup regional, nasional, maupun internasional dalam bidang pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda.

            Kurikulum program studi ini secara koheren dan sistematis diimplementasikan, baik internal (melalui komponen kurikulum) maupun eksternal (dalam kaitannya dengan lapangan kerja). Materi ajar berfokus pada struktur bahasa, sastra, antropologi bahasa dan sastra, naskah dan tradisi lisan, sosiolinguistik dan dialektologi, pragma-stilistik, metodologi pembelajaran, penulisan buku ajar, dan etnopedagogi.

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda telah bermitra dengan Forum Komunikasi MGMP Bahasa Daerah Jawa Barat sebagai mitra asosiasi, dan mitra prodi lainnya seperti Disdik, Disparbud, Badan Bahasa Bandung, LBSS (Lembaga Basa & Sastra Sunda), serta perguruan tinggi lain

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda bertujuan untuk menyiapkan tenaga pendidik, pemikir, peneliti, pengembang, dan praktisi bahasa, sastra, dan  budaya Sunda. Lulusan memiliki (1) wawasan tinggi dan perhatian besar terhadap pendidikan bahasa dan budaya Sunda dengan berbagai aspeknya; dan (2) seluk-beluk materi keahliannya di lapangan pendidikan; dan (3) kemampuan meneliti, merencanakan, dan mengelola ilmu pendidikan serta mendiseminasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Sunda.

Lapangan kerja lulusan adalah lembaga pendidikan, baik sekolah maupun madrasah; lembaga pendidikan dan pelatihan; dan lembaga pemerintah lain yang terkait.

Visi              :   Program Studi Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda SPs UPI menjadi pelopor dan unggul dalam penyelenggaraan pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda yang mendapat pengakuan regional, nasional, dan internasional pada tahun 2020.

Misi                 :  1.  Meningkatkan pengalaman Tridarma Perguruan Tinggi

(Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat) melalui pengembangan sumber daya manusia di bidang pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda.

  1. Menghasilkan tenaga kependidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda yang profesional di berbagai jenjang pendidikan.
  2. Menghasilkan peneliti yang andal dan memiliki integritas keilmuan yang mumpuni di bidang bahasa, sastra, dan budaya Sunda.
  3. Menyiapkan daya dukung yang optimal bagi pengembangan bahasa, sastra, dan budaya Sunda.
  4. Menjalin kerjasama kemitraan dengan Lembaga pendidikan, kebudayaan, kesastraan, dan lembaga lain yang memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda baik secara nasional maupun internasional.

dapibus leo.

  1. Mengembangkan pengetahuan dalam bidang pendidikan

bahasa, sastra, dan budaya Sunda melalui riset hingga menghasilkan karya inovatif yang teruji.

  1. Memecahkan permasalahan yang terjadi di masyarakat, terutama di dalam bidang pedidikan bahasa, sastra, dan budaya Sunda melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
  2. Memanfaatkan berbagai teknologi bagi kegiatan pelestarian dan pengembangan bahasa, sastra, dan budaya Sunda.
  3. Membuat kebijakan atau menyumbangkan pemikiran dlam upaya pelestarian dan pengembangan bahasa, sastra, dan budaya Sunda.
  4. Mengembangkan model-model pendidikan berdasarkan unsur budaya Sunda yang positif (kearifan lokal) dan sesuai dengan kehidupan masyarakat masa kini.
  5. Mengembangkan budaya Sunda untuk memperkuat kebudayaan nasional dalam rangka mengikohkan identitas bangsa Indonesia.
  1. Mampu berbahasa Sunda dengan baik dan benar, secara

reseptif maupun produktif.

  1. Menguasai pengetahuan dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Sunda serta pendidikannya melalui riset hingga menghasilkan karya inovatif yang teruji.
  2. Menguasai dan membandingkan berbagai model kurikulum, perencanaan, pembelajaran dan penilaian dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Sunda.
  3. Mampu menerapkan pengetahuan kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan serta pedagogik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Sunda sebagai muatan lokal melalui pendekatan inter- atau multi-disipliner.
  4. Mampu mengelola riset untuk memecahkan dan mengana- lisis permasalahan dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya Sunda serta pendidikannya.
  5. Mampu mempublikasikan gagasan dan hasil penelitiannya yang berkaitan dengan bidang bahasa, sastra, dan budaya Sunda serta pendidikannya bagi kepentingan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat serta mendapatkan pengakuan nasional dan/atau internasional.
  6. Memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan tugas pembel-ajaran dan tugas lain terkait  dengan profesinya.
  1. Kelompok mata kuliah dan jumlah SKS untuk mahasiswa Magister di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda disenaraikan sebagai berikut.

     

    No.

    Kelompok Mata Kuliah

    SKS

    Persentase

     

    1.

    Landasan Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda

    4

    9,53

    2.

    Penelitian Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda

    15

    35,71

    3.

    Pengembangan dan Inovasi baru dalam Pendidikan Bahasa dan Budaya Sunda

    12

    28,57

    4.

    Spesialisasi (Pilihan)

    11

    26,19

    Total

    42

    100

Penilaian perkuliahan mengikuti aturan dalam Pedoman Akademik UPI. Komponen penilaian dicantumkan dalam silabus dan satuan acara perkuliahan sebagai pengukuran capaian pembelajaran. Penilaian komponen capaian pembelajaran pada umumnya dilakukan melalui UTS dan UAS. Juga melalui penilaian persentasi individual/kelompok, penampilan, portofolio, laporan penelitian kecil, dan makalah.

Penilaian selanjutnya dalam proses pembelajaran dilakukan melalui ujian kualifikasi dengan skor minimal 2,75, seminar proposal, dan TOEFL dengan skor minimal 450. Jika tidak mencapai batas lulus tersebut, mahasiswa dinyatakan DO (Drop outs).

Untuk memperoleh gelar magister, mahasiswa diwajibkan menyusun tesis. Proses penulisan tesis dimulai dengan mengajukan proposal penelitian untuk diseminarkan dengan tiga orang dosen penguji. Setelah proposal diterima, mahasiswa dapat melakukan penelitian, menulis tesis, yang kemudian dipertahankan pada ujian tahap I dan ujian tahap II dengan empat orang dosen penguji.

Beberapa kemungkinan lingkup penelitian bagi tesis mahasiswa, yakni:

  1. Kajian bahasa Sunda
  2. Kajian Sastra dan naskah Sunda
  3. Budaya Sunda dan tradisi lisan
  4. Keterampilan bahasa Sunda
  5. Pembelajaran bahasa, sastra, dan budaya Sunda
  6. Penilaian pendidikan bahasa dan sastra Sunda
  7. Etnopedagogi
  8. Pengembangan profesi guru